Bupati Didesak Mundur, Ini Kata Ketua DPRD Sukabumi

Sebarkan :

 
Inilah Bupati Sukabumi (kiri) sedang berbicara dengan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi.

Inilah Bupati Sukabumi (kiri) sedang berbicara dengan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi.

Depokrayanews.com- Maraknya desakan mudur yang ditujukan Kepada Bupati dan Wakil Bupati Marwan Hamami dan Adjo Sardjono di jejaring sosial Facebook dengan hastag 2TahunMundur ternyata mengusik Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi untuk bicara.

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Agus Mulyadi mwngatakan kritik dan saran dari semua elemen sah-sah saja.

“Jika mengeritik sampai mendesak harus mundur itu terlalu naif,” kata politisi Partai Golkar itu di Sukabumi Rabu (6/12/2017).

DPRD menilai kinerja Pemkab Sukabumi selama dua tahun berjalan yang dipimpin Marwan-Adjo sudah ada perbaikan.

“Kami (DPRD) melihat pelaksanaan program, terutama dari sisi penganggaran sudah semakin baik dan lebih fokus dibanding sebelumnya. Pemerintahan sekarang apa yang dilakukan semuanya berbasis perencanaan. Kritik, silakan. Tapi kalau sampai desakan mundur, ya itu terlalu naif,” kata Agus.

Dia menyebut sistem perencanaan sudah baik. Seperti kegiatan di Dinas Pekerjaan Umum. Dulu, tiap kegiatan anggarannya dibagi kecil-kecil. Saat ini, pekerjaannya dengan volume besar dengan satu kontrak.

Misal, perbaikan jalan alternatif Tenjoayu, Cicurug-Parungkuda dan jalan alternatif Caringin-Cidahu. Nanti, masuk ke tahun ketiga Pemerintahan Marwan-Adjo, akan lebih fokus kepada penataan Pelabuhan Ratu sebagai ibu kota Kabupaten Sukabumi, mulai taman kota, pariwisata, hingga sarana olah raga.

Agus menegaskan pengeritik jangan asal berasumsi tapi harus didasari data dan fakta.

DPRD, katanya, siap menjembatani komunikasi antara pengeritik baik dari aktivis, ormas, maupun LSM dengan Pemkab Sukabumi.

“Semuanya, ayo duduk satu forum. Jangan berasumsi. Mari turun dan konsolidasi sama-sama. Sehingga penilaian akan sesuai dengan fakta dan data. Bila perlu tiap kecamatan kita lihat bersama, mana yang sudah dibangun dan mana yang kurang,” kata dia.

Belakangan mencuat #2TahunMundur yang menjadi pembahasan netizen di jejaring sosial FB. Menanggapi hal itu, Bupati Sukabumi, Marwan Hamami mempertanyakan apa dasar desakan mundur itu? Dia mengklaim semua program sudah berjalan dan terlihat nyata di masyarakat selama kepemimpinannya.

Orang nomor satu di kabupaten terluas kedua di Jawa ini memaparkan, program yang dibuat bersama pendampingnya, Adjo Sardjono baru berjalan setahun, yakni 2017.

Sebab, program pada 2016 merupakan produk pemerintahan sebelumnya. Duet Marwan-Adjo baru dilantik pada Februari 2016 setelah memenangkan Pilkada pada 2015 dengan capaian suara lebih 50 persen. (pkn/mad)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Kepala Diskominfo Sidik Mulyono menerima penghargaan Rating Kota Cerdas.

Depok Raih Rating Kota Cerdas di Indonesia

Depokrayanews.com- Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diakominfo) Kota Depok, Sidik Mulyono mewakili Walikota Depok, Mohammad ...