Ini Alasan Fraksi PKS Mendukung Penambahan Dapil Pileg 2019

Sebarkan :

 
Ketua Fraksi PKS, Qurtifa Wijaya.

Ketua Fraksi PKS, Qurtifa Wijaya.

DepokRayanews.com- Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Depok, Qurtifa Wijaya mendukung usulan penambahan jumlah daerah pemilihan (dapil) Kota Depok pada Pileg 2019.

“Kami mendukung usulan penambahan Dapil dari peserta uji publik,” kata Qurtifa.

Sebelumnya Partai Golkar dan PKS sudah menyampaikan usulan penambahan dapil menjadi 9 dapil.

Menurut Qurtifa, Fraksi PKS mendukung penambahan dapil karena beberapa pertimbangan dari pengalaman seluruh anggota fraksi di dapil masing-masing.

Pertama azas keadilan, dimana jumlah dapil yang saat ini berjumlah enam, tidak terbagi merata.

“Ada dapil yang cuma satu kecamatan, dan ada yang tiga kecamatan. Jadi ada anggota dewan yang harus membawahi satu kecamatan, sementara ada yang tiga,” kata Qurtifa.

Kedua, wilayah tugas anggota dewan tidak merata. Sebab, bagi anggota dewan yang membawahi satu kecamatan tentu akan lebih mudah tercover dibanding yang membawahi dua atau tiga Kecamatan.

Ketiga, setiap anggota dewan harus dapat menyerap semua aspirasi masyarakat di dapilnya.

Keempat, untuk yang Dapil-nya tiga kecamatan anggota dewan akan kesulitan mengikuti Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan secara keseluruhan.

“Satu kecamatan saja bisa lima atau tujuh kelurahan, jika ada tiga kecamatan akan sangat banyak yang akan didatangi. Belum lagi ketika waktunya berbarengan,” kata Qurtiva. (ril)


Redaksi Depokrayanews.com menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : evand212@yahoo.com via wa/SMS : 0878-8351-8091.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Jajaran direksi PDAM Tirta Asasta usai menerima penghargaan.

PDAM Tirta Asasta Kota Depok Raih Penghargaan PDAM Terbaik 2018

DepokRayanews.com- PDAM Tirta Asasta Kota Depok meraih penghargaan sebagai PDAM Terbaik Tahun 2018 untuk kategori ...