Aturan Genap Ganjil Berlaku di 5 Pintu Tol Ini

Sebarkan :

 
5 gerbang tol memberlakukan genap ganjil

5 gerbang tol memberlakukan genap ganjil

DepokRayanews.com- Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) akan memberlakukan aturan ganjil genap di ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek mulai 12 Maret 2018.

Kebijakan itu sengaja diberlakukan untuk mengurangi kemacetan yang sangat parah di ruas jalan itu.

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Bambang Prihartono, mengatakan ada lima pintu tol yang diberlakukan genap-ganjil yakni:

1. Pntu Tol Bekasi Barat 1,
2. Pintu Tol Bekasi Barat 2,
3. Pintu Tol Bekasi Timur,
4. Pintu Tol Tambun, dan
5. Pintu Tol Pondok Gede.

Sedangkan aturan ganjil genap hanya berlaku di pintu tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur mulai jam sibuk pukul 06.00 sampai 09.00 WIB dan sifatnya hanya sementara saja dan berlaku selama pembangunan LRT.

“Nanti diperketatnya di pintu tol Bekasi Barat, dan pintu tol Bekasi Timur mulai pukul enam sampai Sembilan pagi kendaraan akan diperiksanya sesuai pemberlakukan hari ganji genapnya,” kata Bambang, Kamis (22/2/2018).

Bagi masyarakat yang memiliki kendaraan namun nomor plat mobilnya tidak sesuai dengan hari aturan ganjil genap, dikatakan Bambang tidak perlu khawatir, sebab akan tetap bisa masuk tol hanya saja melalui pintu tol lainnya selain Bekasi Barat dan Bekasi Timur.

“Yang kita berlakukan diperketat di pintu tolnya, bukan di jalan tolnya. Kalau dari Jakata, Bogor, Tangerang sudah masuk ya tidak ada masalah,” katanya.

Saat ini, kata Bambang kecepatan rata-rata kendaraan di ruas jalan tol Japek adalah 32,34 Km/jam dengan waktu tempuh 116 menit dan VC ratio (jumlah kendaraan pada satu segmen jalan dalam satu waktu dibandingkan dengan kapasitas jalan raya tersebut) sebesar 0,96.

Dengan sitem ganjil genap VC ratio akan bisa jadi 0,89 kecepatan rata-rata meningkat jadi 48,45 Km/jam dan waktu tempuh menjadi 83 menit.

Menurut data dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub), lima pintu tol yang dikenakan kebijakan ganjil genap tersebut terpantau sangat padat arus lalu lintasnya pada pukul 06 sampai 09 pagi.

Volume kendaraan di Pintu Tol Bekasi Barat 2 adalah yang paling besar, yaitu 1.575 kendaraan per jam. Volume kendaraan di Pintu Tol Bekasi Barat 1 dan Bekasi Timur juga berada di atas angka seribu, dengan 1.391 kendaraan per jam dan 1.316 kendaraan per jam.

Sementara itu, Pintu Tol Tambun berara di bawahnya dengan 715 kendaraan per jam, serta Pintu Tol Pondok Gede yakni 345 kendaraan per jam.

Puncak kemacetan, kata Bambang Prihartono biasa terjadi pada jam berangka kerja, yaitu pukul 6-9 pagi. Total kendaraan pribadi yang melintas pada kurun waktu tersebut terhitung sekitar 4.400 mobil.

Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) juga akan menyiapkan sekitar 50-60 Bus Trans Jabodetabek yang akan difungsikan di dalam Tol Jakarta-Cikampek, mulai 12 Maret guna menyukseskan aturan baru pemerintah, membuat jalur khusus bus, demi mengurai kemacetan di jalan tol Jakarta-Cikampek.

Selain mengkhususkan lajur untuk bus, pemerintah akan menerapkan kembali dua kebijakan lainnya yaitu mengatur perjalanan truk.

Selama ini, ruas Tol Jakarta-Cikampek dipadati truk bermuatan besar dan berjalan perlahan-lahan hingga menimbulkan kemacetan. (red/pkn)


Redaksi Depokrayanews.com menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : evand212@yahoo.com via wa/SMS : 0878-8351-8091.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Jabatan Kasi Pidsus Kejari Depok diserahterimakan dari Daniel ke Hary Palar

Hary Palar Jadi Kasi Pidsus Kejari Depok

DepokRayanews.com- Hary Palar, SH, MH, kini menjadi Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri ...