Pemkot Depok Usulkan Trase LRT Dikembangkan Sampai ke Citayam

Sebarkan :

 
Pemkot Depok mengusulkan Trase LRT yang sudah terhubung sampai Cibubur bisa dikembangkan sampai Citayam.

Pemkot Depok mengusulkan Trase LRT yang sudah terhubung sampai Cibubur bisa dikembangkan sampai Citayam.

DepokRayanews.com- Pemerintah Kota Depok mengusulkan agar trase kereta rel ringan (LRT/light rail transit) bisa dikembangkan sampai ke Citayam dan Cinere.

Saat ini PT Jakarta Propertindo (Jakpro) BUMD DKI Jakarta sudah membangun LRT dari Jakarta sampai Cibubur.

“Dari Trase Cibubur itu, kita usulkan untuk dikembangkan sampai ke Pondok Cina,” kata Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bappeda Kota Depok Dodi Setiawan, pada Forum Rencana Kerja (Renja) Dinas PUPR Kota Depok, Rabu (28/2/2018).

Menurut Dodi, usulan pengembangan Trase LRT itu sudah disampaikan ke pemerintah pusat. Bahkan pengembangan trase itu diusulkan sampai ke Citayam dan Cinere.

Trase yang sudah terhubung sampai ke Cibubur itu dikembangkan sampai ke Pondok Cina melalui jalur sepadan tol Cinere Jagorawi (Cijago).

Dari Pondok Cina, Trase LRT itu dikembangkan sampai ke Citayam. Kemudian dari Pondok Cina dikembangkan sampai ke Cinere. Dari Cinere bisa nyambung lagi ke Trase LRT Jakarta.

Menurut Dodi, LRT adalah moda transportasi yang murah biaya pembangunannya. Tidak perlu pembebasan lahan yang luas seperti jalan tol.

Kalau usulan itu disetujui, Dodi yakin akan mengurangi kemacetan lalulintas di Depok.

Masalah kemacetan di Depok sudah menjadi sorotan banyak pihak. Bahkan Depok sudah dikenal sebagai kota yang macet.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok, Manto mengakui Depok ada kemacetan, terutama pada Sabtu dan Minggu.

“Hari Senin sampai Jumat, ke kantor pada naik motor. Tapi karena Sabtu dan Minggu acara keluarga, semua mobil keluar sehingga macet di sejumlah jalur seperti Jalan Raya Sawangan, Citayam, Margonda dan Juanda, ” kata Manto.

Menurut Manto kondisi jalan sudah bagus, hanya daya dukung tidak memadai. Jumlah kendaraan bertambah tapi penambahan jalan sangat minim.

“Idealnya ada jalan arteri misalnya terusan Juanda sampai ke Cinere, ” kata Manto.

Tapi Jalan Juanda itu adalah jalan nasional sehingga wewenang dan tanggungjawabnya ada di pemerintah pusat.

Pemkot Depok diminta untuk menyiapkan lahan untuk jalan terusan Juanda sampai Cinere. Tapi karena keterbatasan dana, pengadaan lahan belum bisa dilakukan.

Di sisi lain Manto berarap jalan tol Jagorawi-Cinere sesi 2 selesai akan mengurangi beban jalan Sawangan, Margonda dan Juanda.

Pelebaran Jalan Sawangan juga sudah diusulkan, karena statusnya jalan nasional. (red)


Redaksi Depokrayanews.com menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : evand212@yahoo.com via wa/SMS : 0878-8351-8091.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Jenazah Kasiman dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan penyebab kematian.

Ditinggal Istri Mudik, Seorang Tukang Ojek Tewas Membusuk di Kontrakan

DepokRayanews.com- Kasiman (50), seorang tukang ojek ditemukan dalam keadaan membusuk di dalam kamar kontrakan di ...