Upaya Pemkot Depok Menanggulangi Masalah Sampah

Sebarkan :

 
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK)  Kota Depok,  Etty Suryahati.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Etty Suryahati.

DepokRayanews.com- Pemerintah Kota Depok terus melakukan upaya menanggulangi permasalahan sampah.

Salah satunya adalah upaya maksimal Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok menekan volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung.

Kepala DLHK Kota Depok Etty Suryahati, mengatakan pihaknya kini telah memiliki 32 Unit Pengolah Sampah (UPS) yang bisa dioptimalkan.

“Nantinya UPS ini yang bekerja untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos maupun cair, serta mengolah sampah plastik untuk dijadikan barang bernilai ekonomis,” katanya di Balai Kota Depok, Selasa (10/7/2018).

Untuk mencegah pembuangan sampah secara liar, pihaknya juga intens melakukan pengawasan lewat Tim Buru Sergap (Buser) Kebersihan di sejumlah lokasi. Tim Buser Kebersihan juga dudukung Tim Jaga Gonda yang melakukan pengawasan kebersihan, khusus di Jalan Margonda.

“Tim Buser dan Tim Jaga Gonda kami rutin melakukan monitoring di lokasi yang rawan akan pembuang sampah liar. Kami juga telah memberikan sanksi tegas terhadap mereka yang tertangkap basah membuang sampah dengan melakukan Tindak Pidana Ringan (Tipiring),” kata dia.

Menurut Etty, pihaknya terus melakukan komunikasi dengan Provinsi Jawa Barat (Jabar), agar pengoperasian TPA Nambo yang akan segera direalisasikan.

Jika TPA Nambo sudah beroperasi, ke depannya dapat mengurangi volume sampah sebesar 1.200 ton yang setiap harinya masuk ke TPA Cipayung.

Pihak DLHK Kota Depok juga terus menjalin komunikasi dengan Provinsi Jabar terkait proses pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang sedang berlangsung.

“Kalau tidak ada halangan, insya Allah tahun ini, Pemkot bisa memulai pembuangan sampah ke Nambo,” tambahnya.

Terkait penanganan longsor sampah yang terjadi di Kali Pesanggrahan, Pasir Putih, dan bersebelahan dengan TPA Cipayung, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok Manto juga telah menjalin komunikasi dengan pihak Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC).

“Kami sudah berkoordinasi dengan BBWSCC mengenai masalah pengerukan Kali Pesanggrahan yang mendangkal, akibat longsoran sampah TPA Cipayung. Saat ini kita masih menunggu proses yang sedang berjalan,” kata Manto.

Di sisi lain, dalam upaya menjaga kesehatan warga, Pemkot Depok melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Cipayung menjalankan program pengobatan gratis untuk pekerja dan warga di sekitar TPA Cipayung.

Pemkot juga memfasilitasi warga dengan sarana dan prasarana air bersih untuk kepentingan masyarakat luas.

Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Cipayung Kurnia Permitasari mengatakan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan UPT Kebersihan untuk pemeriksaan kesehatan bagi warga dan pekerja di lingkungan TPA seminggu sekali, yaitu setiap hari Rabu. “Pelayanan ini tidak dipungut biaya alias gratis,” kata dia. (ril)


Redaksi Depokrayanews.com menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : evand212@yahoo.com via wa/SMS : 0878-8351-8091.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Walikota Depok Mohammad Idris didampingi Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna usai menghadiri acara Halal Bihalal Dinas Pendidikan Depok.

Walikota Depok akan Terbitkan Perwal Mencegah LGBT

DepokRayanews.com- Walikota Depok. Mohammad Idris akan menerbitkan Peraturan Walikota (Perwal) untuk mencegah lesbi, gay, biseksual ...