Media yang Tidak Liput Reuni 212 akan Diboikot

Sebarkan :

 
Reuni Akbar 212

Reuni Akbar 212

DepokRayanews.com- Panitia Reuni Akbar Mujahid 212 akan memboikot beberapa media arus utama (media mainstream) nasional.

Ketua Panitia Reuni Akbar Mujahid 212, Ustaz Bernard Abdul Jabbar mengatakan, wacana pemboikotan akan disebarkan ke media sosial dan internet.

Selain itu, pihaknya juga berencana untuk melaporkan itu ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

“Mereka bisa boikot ya kita juga bisa boikot. Saya yakin Umat Islam sudah pintar dan tahu mana yang harus dilakukan dan mana yang tidak. Doakan kami saja dalam waktu dekat kita akan lakukan upaya-upaya itu,” katanya dalam konferensi pers di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (7/12/2018).

Menurutnya, aksi tersebut merupakan jawaban dari aksi black out alias pemboikotan beberapa media mainstream dan televisi, baik swasta maupun milik pemerintah yang jelas-jelas menunjukan sikap tidak berimbang dan keberpihakan luar biasa kepada penguasa.

“Mungkin bisa nanti dalam rapat kami disetujui ada upaya pemboikotan tv-tv mainstream yang tidak menonton atau tidak melakukan wawancara dengan tv-tv tersebut sebagaimana dilakukan Prabowo,” tegasnya.

Dalam waktu dekat, kata Ustaz Bernard, pihaknya akan melayangkan surat keberatan kepada media-media mainstream yang ogah meliput kegiatan yang dihadiri oleh lebih dari 8 juta peserta itu.

“Ini kenapa tidak meliput kegiatan sebesar itu. Itu hak mereka tapi hak kami juga untuk disiarkan,” kata dia. (rmol)


Redaksi Depokrayanews.com menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : evand212@yahoo.com via wa/SMS : 0878-8351-8091.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Ketua KPU Nana Shobarna pada acara rapat pleno rekapitulasi data pemilih.

Jumlah Pemilih Kota Depok Naik 1,8 Persen

DepokRayanews.com- KPU Kota Depok akhirnya bisa menggelar rapat pleno rekapitulasi dan penetapan daftar pemilih tetap ...