Disdik Depok Sambut Baik Penghapusan SKTM

Sebarkan :

 
Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Mohammad Thamrin.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Mohammad Thamrin.

DepokRayanews.com- Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Mohammad Thamrin menyambut baik keluarnya peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 51 Tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2019 yang menghapus syarat Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM),

Dengan keluarnya aturan baru tersebut, maka Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 14 Tahun 2018 tentang PPDB yang telah keluar lebih dahulu dinyatakan tidak berlaku lagi.

“Penghapusan SKTM sebagai salah satu jalur PPBD sudah tepat, sehingga surat tersebut tidak bisa disalahgunakan agar anaknya bisa masuk ke sekolah,” kata Mohammad Thmarin, Rabu (30/1/2019).

Menurut Thamrin, di masing-masing sekolah sudah memiliki data terkait siswa prasejahtera dalam Data Pokok Peserta Didik (Dapodik).

Data itu bisa diintegrasikan dengan data terpadu dari Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia (RI).

Kabid Pendidikan Dasar (Pendas) Disdik Depok, Mulyadi berharap, para orang tua mengikuti peraturan Petunjuk Pelaksana (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis) PPDB. Dengan demikian, tidak perlu memaksakan kehendak dan melanggar peraturan.

“Perlu kita berikan pemahaman kepada masyarakat terkait hal ini. Kalau hasil dari akumulasi perhitungan zonasi dan passing grade tidak masuk dalam batas yang ditentukan, tidak perlu dipaksakan. Karena akan mengambil hak orang yang seharusnya bisa bersekolah di sana,” kata Mulyadi. (ril)


Redaksi Depokrayanews.com menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : evand212@yahoo.com via wa/SMS : 0878-8351-8091.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Reynaldo

Ingin Proteksi Diri, Aldo Daftar JKN-KIS

DepokRayanews.com- Reynaldo Luther Situmorang (21) adalah seorang mahasiswa di salah satu Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran ...