Habil Marati Terancam Dipecat dari PPP

Sebarkan :

 

Sekjen PPP. Arsul Sani

DepokRayanews.com- Habil Marati terancam dipecat dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terkait namanya disebut-sebut sebagai penyandang dana upaya pembunuhan terhadap empat tokoh nasional dan satu petinggi lembaga survei.

Sekretaris Jenderal PPP, Arsul Sani mengatakan partai berlambang Kabah mempersilakan aparat untuk memproses hukum HM jika dirinya terbukti terlihat dan bersalah.

“Prinsipnya bagi PPP jangankan kader PPP, siapa saja termasuk kader PPP yang diduga melakukan suatu perbuatan pidana, ya silakan diselidik dan disidik dilakukan proses hukum,” kata Arsul di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (11/6/2019).

Menurut Arsul, PPP tidak menutup kemungkinan akan memberhentikan Habil apabila terbukti bersalah dengan hukuman pidana penjara 5 tahun. “Kalau seseorang itu katakanlah ditersangkakan atau dijatuhi hukuman dengan pidana ancaman penjara 5 tahun atau lebih, itu bisa diberhentikan dari partai PPP,” kata Arsul.

Sebelumnya, polisi mengungkap penyandang dana untuk memasok sejumlah senjata api untuk membunuh empat tokoh nasional dan satu pimpinan lembaga survei. Diketahui Kivlan Zen ternyata hanya sebagai penerus uang kepada para ekskutor lain di bawahnya.

Wadir Krimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary menyebut orang di balik penyokong dana upaya pembunuhan empat tokoh dan pimpinan lembaga survei adalah HM alias Habil Marati. Politikus PPP itu menggelontorkan dana sebesar Rp 150 juta kepada Majyen (Purn) Kivlan Zen untuk keperluan pembelian senjata api.

“Tersangka HM ini berperan memberikan uang. Jadi uang yang diterima tersangka KZ (Kivlan Zen) berasal dari HM. Maksud tujuan untuk pembelian senjata api. Juga memberikan uang Rp 60 juta rupiah langsung kepada tersangka berinisial HK untuk biaya operasional dan juga pembelian senjata api,” kata Ade Ary di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa (11/6/2019).

HM sendiri sudah ditangkap aparat kepolisian. Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti dari berupa telepon selular dan print out bank milik Habil. (mad)


Redaksi Depokrayanews.com menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : evand212@yahoo.com via wa/SMS : 0878-8351-8091.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Bambang Widjojanto: Itu Kewenangan MK, So What ?

DepokRayanews.com- Bambang Widjojanto (BW), Ketua Tim Hukum Prabowo-Sandi tidak mempermasalahkan keputusan hasil Rapat Permusyawaratan Hakim ...