Pemkot Depok Tak Sanggup Bebaskan Lahan, Pembangunan 2 Underpass Terancam Batal

Sebarkan :

 

Perlintasan kereta api menjadi penyebab kemacetan parah di kawasan Citayam,

DepokRayanews.com- Pembangunan proyek underpass di pintu perlintasan kereta api Jalan Raya Citayam dan Jalan Dewi Sartika Kota Depok yang sudah dianggarkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebesar Rp 300 miliar terancam batal gara-gara Pemerintah Kota Depok tidak sanggup membebaskan lahan untuk pembangunan proyek itu.

Pembangunan underpass itu merupakan solusi yang diberikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk mengurai kemacetan parah yang terjadi setiap hari di ruas jalan tersebut. Janji yang disampaikan Ridwan Kamil saat kampanye itu kemudian direalisasikannya ke dalam bentuk anggaran sebesar Rp 300 miliar untuk Detail Enggineering Design (DED) dan pembebasan lahan di pinggiran Jalan Raya Citayam dan Jalan Raya Dewi Sartika.

Walikota Depok Mohammad Idris mengaku tidak sanggup melakukan pembebasan lahan karena tingginya biaya ganti rugi yang harus dibayarkan. “Dana pembebasan lahan ternyata lebih besar dibandingkan dengan membangun underpass. Kalau tidak salah dana pembebasan lahan disiapkan Rp 150 miliar dan untuk DED Rp 150 miliar,” kata Walikota Depok Muhammad Idris di halaman Mapolres Depok, Rabu (10/7/2019).

Karena tidak sanggup membebaskan lahan, Idris berharap semua pekerjaan itu diborong oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. “Walaupun Pak Gubernur sempat berpesan agar yang membebaskan lahan Pemkot Depok tapi terkendala Depok tidak punya dana, ” kata dia.

Keterangan yang diperoleh depokrayanews.com menyebut banyak pembangunan di Kota Depok yang terkendala biaya pembebasan lahan. Pelebaran Jalan Raya Sawangan yang sudah diwacanakan sejak lama, kemudian diperbaharui oleh Mohammad Idris ketika pertama menjadi Walikota Depok. Tapi sampai saat ini, pelebaran jalan tersebut tidak terealisasi. Padahal Pemerintah Pusat, kabarnya, sudah siap mengucurkan anggaran dengan catatan pembebasan lahan dilakukan oleh Pemerintah Kota Depok.

Pembangunan jalan baru terakhir dilakukan oleh Pemerintah Kota Depok yakni Jalan Sejajar Rel ketika Nur Mahmudi Ismail menjadi Walikota Depok. Sejak itu, Depok tidak pernah membangun jalan baru, meskipun hampir semua ruas jalan di Kota Depok macet parah. (ris)


Redaksi Depokrayanews.com menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : evand212@yahoo.com via wa/SMS : 0878-8351-8091.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Pemerintah DKI Kucurkan Dana Rp 15 Miliar untuk Revitalisasi Situ Tujuh Muara Bojongsari

DepokRayanews.com- Situ Tujuh Muara di Kelurahan/Kecamatan Bojongsari, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok mendapat dana hibah sebesar ...