Ditempel Stiker Sakti “Proyek Negara”, Truk Pengangkut Tanah Bebas Operasi Siang Hari

Sebarkan :

 

Truk tanah untuk proyel tol Desari ditempel stiker sakti sehingga bebas beroperasi siang hari.

DepokRayanews.com- Langkah penertiban dan pengaturan jam operasional truk pengangkut tanah untuk kepentingan proyek tol Depok-Antasari (Desari) di Kawasan Pancoran Mas, yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Depok, ternyata tidak diindahkan sama sekali.

Truk-truk tanah masih bebas beroperasi pada siang hari. Padahal, pada Jumat (2/8/2019) malam, 21 truk sudah diamankan oleh tim gabungan, Dishub, Polsek dan Koramil setempat karena dianggap melanggar kesepakatan tentang jam operasional. Sesuai kesepakatan, truk-truk tanah itu hanya boleh beroperasi mulai pukul 21.00 wib sampai pukul 04.0 wib pagi.

Tapi kenyataannya, pantauan depokrayanews.com, pada Sabtu (3/8/2019) pagi puluhan truk pengangkut tanah itu tetap beroperasi. Yang menarik, setiap truk tanah itu ditempel stiker berukuran besar di bagian depan dan di bak belakang truk. Tulisan di stikernya begini: Partisipasi untuk Proyek Negara, Jangan Diganggu !! lengkap dengan lambang negara Burung Garuda.

Truk tanah proyek tol di tengah kemacetan Jalan Raya Sawangan, Sabtu (3/8/2019).

Sebagian besar truk itu mengambil tanah dari wiayah Bojongsari, Pengasinan dan Sawangan. Dari daerah itu, mereka langsung masuk ke proyek tol di seberang perumahan BDN Rangkapan Jaya. Dari pantauan depokrayanews.com, tidak satupun aparat dari Dinas Perhubungan ataupun dari kepolisian di jalur itu.

Truk-truk itu berplat nomor beragam, ada yang B, ada yang K, AD dan G. Artinya, mobil-mobil tersebut sebagian berasal dari wilayah di luar Jaboetabek. Kabarnya, truk-truk itu dikontrak oleh rekanan kontraktor proyek jalan tol dengan nilai tertentu. ”Kami rugi pak, kalau kemudian jam operasional kami dibatasi, karena kami dibayar berdasarkan jumlah rit setiap hari,” kata salah seorang sopir yang mengaku bernama Nanang. Dia mengaku tidak mengetahui nama pengelola truk-truk itu.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihana mengaku tidak mengetahui ada truk tanah beroperasi pada siang hari. ”Semalam sudah kita lakukan operasi di wilayah Cipayung. Tadi pagi anggota kami ke Pasir Putih dan Pengasinan, tidak ada yang beroperasi,” kata Dadang ketika dikonformasi.

Bahkan Dadang mengirim vidio yang diambil anggota yang menggambarkan suasana lalulintas yang sepi, tidak ada kendaraan lewat, termasuk truk tanah. Tidak jelas, kapan vidio berdurasi 31 detik itu diambil.

Tapi begitu depokrayanews.com mengirim foto-foto truk tanah yang beroperasi dan ditempel stiker Proyek Negara, Dadang berjanji akan segera melakukan operasi. Foto-foto itu diambil Sabtu (3/8/2019) pagi antara pukul 10-11 wib di jalan Raya Sawangan.”Segera akan kita operasi penertiban,” kata Dadang melalui pesan singkatnya. (red)


Redaksi Depokrayanews.com menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : evand212@yahoo.com via wa/SMS : 0878-8351-8091.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Depok Kebagian Rp 900 Miliar dari Pemprov Jawa Barat

DepokRayanews.com- Kota Depok kebagian jatah Rp 900 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ...