Sebelum Jadi Tersangka Imam Nahrawi 3 Kali Mangkir dari Panggilan KPK

Sebarkan :

 

Imam Nahrawi, Menpora yang kini jadi tersangka kasus suap.

DepokRayanews.com- Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan penyelidikan dalam pengembangan perkara suap Dana Hibah Kemenpora kepada KONI pada tahun 2018 telah dilakukan sejak 25 Juni 2019. Selama KPK melakukan penyelidikan, politikus PKB itu 3 kali mangkir dalam proses pemeriksaan. Padahal ketika itu Imam hanya dimintai keterangan sebagai saksi.

“KPK telah memanggil Imam Nahrawi Menpora sebanyak 3 kali. Namun yang bersangkutan tidak menghadiri permintaan keterangan,” kata Alexander di Gedung KPK,Rabu (18/9/2019).

Menurut Alexander, pemanggilan terhadap Imam itu dilakukan pada tanggal 31 Juli 2019, 2 Agustus 2019, dan 21 Agustus 2019. “Selama kurun waktu itu Imam diminta untuk (memberikan) keterangan ke KPK. Dirinya tak pernah hadir dalam pemeriksaan, di mana KPK memberikan ruang untuk memberikan keterangan dan klarifikasi pada tahap penyelidikan,” katanya.

Berdasarkan bukti yang ada, akhirnya KPK menetapkan Imam sebagai tersangka.

Sepeti diberitakan sebelumnya, Imam Nahrawi sejak periode 2014 sampai 2018 bersama tersangka Miftahul Ulum, asisten pribadinya, diduga meminta sejumlah uang mencapai Rp 14,7 miliar. Kemudian meminta uang tambahan lagi sebesar Rp 11.8 miliar.”Sehingga total dugaan dana yang diterima sebesar Rp 26.5 miliar. Ini, diduga merupakan commitment fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan oleh pihak KONI kepada Kemenpora tahun 2018,” ujar Alexander.

Sebelumnya KPK sudah menetapkan Ulum sebagai tersangka dan dilakuka penahanan sejak Rabu (11/9/2019). Ulum ditahan selama 20 hari pertama di rutan KPK cabang K-4. (mad)


Redaksi Depokrayanews.com menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : evand212@yahoo.com via wa/SMS : 0878-8351-8091.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wapres Berharap Sertifikat Halal Tidak Membebani UKM

DepokRayanews.com- Wakil Presiden Jusuf Kalla berharap konsep sertifikasi halal di bawah wewenang Badan Penyelenggara Jaminan ...