Kondisi Situ Bojongsari Kini Sangat Memprihatinkan, Warga Bertanya Kemana Pemkot Depok

Sebarkan :

 

Inilah kondisi terkini Situ Bojongsari yang berubah seperti lapangan sepakbola. Semua permukaan air tertutup gulma.

DepokRayanews.com- Kondisi Situ Bojongsari, di Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Bojongsari kini sangat memprihatinkan. Hampir semua permukaan air tertutup gulma, sehingga situ seluas 27 hektar itu seperti hamparan lapangan sepakbola bila dipandang dari jauh.

Tidak satupun warga memasang keramba untuk memelihara ikan di situ. Padahal bila kondisi normal, banyak warga memasang keramba sampai ke tengah situ untuk memelihara ikan. Warga yang hendak memancing terpaksa membuang gulma untuk bisa memancing di area seluas 2 meter.

”Ya, pak kita terpaksa membuang gulma, kemudian memberi pembatas dengan kayu, supaya ada area yang terkuak untuk area memancing,” kata Abidin, warga Bojongsari yang tengah asik memancing bersama 2 orang temannya, Minggu (27/10/2019).

Menurut Abidin, kondisi Situ Bojongsari yang dipenuhi gulma itu sudah terjadi sejak 2 bulan lalu. Tapi sampai hari ini tidak ada upaya dari Pemerintah Kota Depok untuk membuang gulma itu. ”Saya juga heran, kenapa kondisi ini dibiarkan begitu saja. Kemana Pemerintah Kota Depok, kenapa tidak ada kepeduliannya sama sekali. Padahal situ ini aset luar biasa kalau bisa dimanfaatkan dengan tepat,”kata Rino, teman Abidin.

Rino menyebut di daerah lain situ bisa dimanfaatkan dengan baik, menjadi kawasan wisata sehingga bisa menjadi sumber pendapatan daerah. ”Ini jangankan mengembangkan jadi kawasan wisata, mengurus gulma yang sudah menutup semua permukaan air situ saja tidak bisa,” kata Rino.

Abidin dan Rino meminta agar Walikota Depok atau Wakil Walikota Depok turun ke lapangan supaya mengetahui bagaimana kondisi lapangan yang sebenarnya. ”Jangan hanya hadir pada acara seremonial saja, yang sudah disiapkan sedemikian rupa. Coba turun ke lapangan. Lihat mana yang prioritas, mana yang punya potensi,”kata dia.

Abidin berharap Walikota Depok yang akan datang, benar-benar figur yang mau bekerja keras. Mau turun ke lapangan. Tidak puas dengan laporan staf yang menginginkan jabatannya tetap, sehingga membuat lapangan asal bapak senang (ABS). ”Sekarang tidak zamannya lagi ABS. Makanya pemimpin harus mau turun ke lapangan, jangan ke lapangan pakai baju safari, jadi aneh. Pakai baju lapangan supaya staf mau ke lapangan juga,” kata Rino menambahkan.

Berdasarkan catatan depokrayanews.com, gulma sudah sering menutupi permukaan air Situ Bojongsari. Beberapa kali juga diadakan acara seremonial membuang gulma. Tapi gotongroyong itu hanya dilakukan ketika Walikota hadir mengangkat beberapa gulma kemudian pergi. Begitu walikota pergi, acara pun selesai, sehingga hanya beberapa meter persegi saja, gulma yang bisa diangkat. (ril)


Redaksi Depokrayanews.com menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : evand212@yahoo.com via wa/SMS : 0878-8351-8091.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Anggota Komplotan Pencuri Sepeda Motor Ditembak Polisi

DepokRayanews.com- Polisi akhirnya berhasil melumpuhkan Anwar, salah satu dari komplotan spesialis pencurian sepeda motor di ...