by

Kementerian Agraria Desak Pemkot Depok Kembalikan 4 Situ yang ‘Hilang’

DEPOKRAYANEWS.COM- Kementerian Agraria dan Tata Ruang (Kemen ATR) mendesak Pemerintah Kota Depok untuk menghidupkan kembali empat situ yang sudah tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Empat situ itu adalah Situ Pasir Putih, Situ Krukut (SMPN 13), Lembah Gurame dan Saung Telaga.

Pengembalian fungsi empat situ itu dikaitkan dengan rencana tata ruang dan rencana wilayah (RTRW) Kota Depok. Kementerian Agraria dan Tata Ruang menjadikan hal itu sebagai syarat untuk mendapatkan persetujuan substansi. Dalam catatan Kementerian Agraria dan Tata Ruang empat situ itu masih ada, tapi di lapangan keberadaanya sudah tidak kelihatan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok Supian Suri mengatakan, pihaknya akan mendiskusikan hal ini bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

“Ini jadi PR kami dengan DPRD, kami akan diskusi. RTRW harus sejalan, satu-satunya cara adalah dengan menghidupkan situ yang masih berpotensi,” kata Supian Suri di Depok, Kamis 17 Februari 2022.

Menurut Supian, Situ Lembah Gurame dan Situ Krukut, tidak terlalu sulit mengembalikan fungsinya karena itu masih aset Pemkot. ”Tinggal dibuat program pelebaran luas mata air yang masih ada dilokasi sekitar, itu kami selamatkan. Untuk SMPN 13, akan kami relokasi,” kata Supian.

Sedangkan untuk Situ Pasir Putih dan Situ Saung Telaga Sawangan, Supian belum bisa memastikan status tanah tersebut apakah sudah memiliki sertifikat atau belum.

“Kalaupun sudah bersertifikat, apakah (mereka-red) mau tanah tersebut kami beli. Ini terkait administrasi, kami butuh dukungan DPRD juga untuk anggaran. Butuh arahan dan saran juga dari aparatur penegak hukum. Ini program yang harus kita lakukan ke depan,” kata dia.

Meski tidak ada target waktu penyelesaian masalah ini, tapi ini komitmen Pemkot Depok untuk menindaklanjuti syarat yang diajukan Kementerian ATR.

“Ini lebih kepada komitmen Pemkot Depok untuk kembalikan situ yang masih ada dalam catatan mereka (Kementerian ATR), namun eksisting-nya di lapangan sudah tidak terlihat. Intinya mata air ini jangan sampai hilang, untuk warisan anak cucu nanti,” kata dia. (ril)

1

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed