by

Boeing Stop Produksi 747 Setelah 53 Tahun Jadi Queen of The Skies

DEPOKRAYANEWS.COM- Boeing meluncurkan desain 747 terakhir dari pabriknya di Negara Bagian Washington, Selasa 6 Desember 2022 waktu setempat.

Mengutip CNN Business, Boeing 747 yang dikenal sebagai Queen of The Skies merupakan pesawat komersial terbesar di dunia dan pertama dengan dua Lorong. Boeing berhenti meluncurkan 747 setelah 53 tahun dan lebih dari 1.570 unit telah mereka produksi.

Produksi 747 terakhir ini akan diberikan kepada Atlas Air Worldwide Holdings (AAWW), yang akan mengoperasikan pesawat untuk perusahaan logistik Swiss Kuehne+Nagel.

Pesawat terakhir ini akan diterbangkan ke bengkel fasilitas Boeing lainnya untuk pengecatan dan detail akhir lainnya, sebelum dikirim ke Atlas awal tahun depan.

Saat ini, Boeing 747 masih berfungsi sebagai Air Force One, dan dua pesawat yang sudah dirakit sedang dalam pengerjaan untuk diubah menjadi jet kepresidenan generasi berikutnya.

Pesawat-pesawat itu tidak akan dikirimkan setidaknya selama empat tahun karena penundaan.

Selain penggunaan itu, Boeing 747 sehari-hari sebagai pesawat penumpang sekarang hampir sepenuhnya ketinggalan. Maskapai telah beralih dari pesawat dengan empat mesin yang boros bahan bakar seperti 747 ini.

Boeing telah memberi isyarat pada 2020 bahwa mereka akan berhenti membangun 747, bahkan dalam bentuk kapal barangnya. Hal ini karena pelanggan membeli kapal barang 777 yang lebih hemat bahan bakar.

Belum diumumkan rencana untuk pabrik di Everett, Washington, di mana mereka telah membangun 747, tetapi diperkirakan akan tetap buka.

Firma analitik penerbangan Cirium mencatat saat ini hanya ada 44 pesawat versi penumpang Boeing 747 yang masih beroperasi. Adapun 25 di antaranya diterbangkan oleh Lufthansa.

Jumlah itu turun dari lebih dari 130 yang beroperasi sebagai jet penumpang pada akhir 2019, tepat sebelum pandemi melumpuhkan permintaan perjalanan udara, terutama pada rute internasional.

Namun, masih ada 314.747 kapal barang yang digunakan. Pesawat-pesawat barang ini kebanyakan dulunya adalah pesawat penumpang yang direnovasi.

Jet jumbo yang pernah menjadi terobosan, dengan tonjolan lantai dua yang khas, mungkin merupakan pesawat paling terkenal dan populer yang pernah dibuat Boeing. Pesawat itu bahkan cukup besar sehingga mampu mengangkut Space Shuttle dari landasan pendaratan di California ke lokasi peluncurannya di Florida.

Boeing 747 pernah menjadi pilihan orang kaya dan glamor, dan bahkan bangsawan. Banyak film, termasuk film klasik James Bond pada 1973 ‘Live and Let Die’ menampilkan pesawat, atau set yang dibuat agar terlihat seperti lounge kelas satu di tingkat atasnya.

Boeing mengirimkan jet penumpang 747 pertama pada Desember 1969 ke dua maskapai yang saat ini sudah tutup, yakni TWA dan Pan Am. (red/cnn)

1

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed