Cara Indonesia Memberantas Penangkapan Ikan secara Ilegal Ditiru Negara Lain di Asia

Sebarkan :

 
Susi Pudjiastuti Menteri Kelautan dan perik

Susi Pudjiastuti Menteri Kelautan dan perik

Depokrayanews.com- Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyatakan, kebijakan Pemerintah Republik Indonesia (RI) yang dinilai berhasil dalam memberantas penangkapan ikan secara ilegal, mendapat perhatian khusus dan ditiru oleh negara lain.

Kebijakan di sektor perikanan ini, menurutnya, telah ditiru oleh sejumlah negara di Asia.

“Beberapa negara melakukan ‘policy’ penangkapan ikan moratorium secara keras. Seperti Laos, Myanmar juga ikut buat satgas. Kamboja juga sama,” kata Susi Pudjiastuti dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (8/4/2017))

Menurut Susi, negara lain seperti Thailand dan Cina serta Vietnam juga ikut mengeluarkan kebijakan moratorium perizinan kapal ikan seperti yang pernah dilakukan oleh KKP.

Karena itu, Menteri Kelautan dan Perikanan RI berpendapat bahwa selain memberantas pencurian ikan secara ilegal, kebijakan yang ditelurkannya juga telah mengawali negara-negara lain untuk memulihkan jumlah ikan di negaranya dan kelestarian laut negaranya.

“Saya lihat Cina dan Thailand ketatkan penangkapan ikan luar biasa, Cina sudah moratorium,” katanya.

Susi juga menegaskan, meski negara lain telah melakukan kebijakan pengetatan tersebut, namun bukan berarti mereka boleh menangkap ikan di kawasan perairan Indonesia.

Selain itu, Menteri Susi juga menyatakan bahwa efek dari keberhasilan pemberantasan pencurian ikan di laut nasional juga tentunya berdampak positif pada hasil tangkapan, yaitu dengan jumlah ikan yang melimpah.

“Di Ambon, di pinggirannya saja rata-rata sudah bisa nangkap ikan yang beratnya 4 kg. Kalau policy dijaga, bisa-bisa tuna ada di pinggiran dengan bobot 30 kg. Akan tetapi harus monitor terus stok ikannya,” katanya.

Untuk itu, ia tidak sepakat mengenai cerita lama yang terus diulang yang menyebutkan bahwa banyak ABK dari 1.032 kapal eks-asing yang menganggur.

Hal tersebut, lanjutnya, karena di sejumlah daerah banyak orang yang dapat menangkap ikan dengan menggunakan tombak dan bisa mendapatkan hasil sekitar 10 kilogram hingga 20 kilogram.

Meski menjadi percontohan beberapa negara, Menteri Susi menilai Indonesia harus terus melakukan evaluasi dari kebijakan-kebijakan yang telah dikeluarkan. (ant)


Redaksi Depokrayanews.com menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : evand212@yahoo.com via wa/SMS : 0878-8351-8091.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Pemerintah dan DPR Sepakat Pilkada Serentak Tetap Digelar 9 Desember

Depokrayanews.com- Pemerintah, DPR dan penyelenggara pemilihan umum sepakat Pilkada serentak 2020 tetap akan digelar pada ...