by

DBD Mengancam Kota Depok, Sudah 172 Orang Dirawat

Waspada demam berdarah mengancam warga Kota Depok.

DepokRayanews.com- Demam berdarah (DBD) mulai mengancam Kota Depok. Sepanjang Januari 2020 sudah 172 orang warga Kota Depok positif terkena DBD dan kini dirawat di sejumlah rumah sakit.

Pasien DBD saat ini dirawat di beberapa rumah sakit. Seperti di RS Bhakti Yuda (7 pasien), Setya Bhakti (5 pasien), Hasanah Graha Afiyah (13 pasien), Puri Cinere (4 pasien), Melia (6 pasien), Sentra Medika (8 pasien), RSUD Depok (62 pasien), Graha Permata Ibu (21 pasien), Permata Depok (29 pasien), Tugu Ibu (15 pasien), Tumbuh Kembang Depok (1 pasien) dan Harapan Depok (1 pasien).

“Kami sudah melakukan penanganan terkait terjangkitnya DBD. Misalnya, mengeluarkan surat edaran himbauan kepada seluruh Perangkat Daerah (PD), kecamatan, kelurahan dan Puskesmas,” kata Kepala Bidang Penanggualangan Penyakit Dinkes Kota Depok, Ummi Zakiya, Selasa 4 Februari 2020.

Dinkes Kota Depok, kata Ummi, mengajak masyarakat untuk melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) serta tiga M plus setiap minggu. ”Kami juga mengimbau untuk melakukan pemeriksaan jentik berkala (PJB), larvasidasi di masing–masing wilayah dan pelaksanaan foging fokus pada wilayah yang ditemukan kasus DBD,” kata dia.

Untuk penanganan kasus DBD, kata dia, perlu dilakukan dulu pemeriksaan Epidemiologi (EP) sesuai SOP, sehingga bisa memutus mata rantai penularan virus DBD. Selain itu, pihaknya juga meningkatkan monitoring laporan kasus dari Puskesmas dan Rumah Sakit. Terkait fasilitas layanan kesehatan swasta. “Kami juga menginstruksikan kepada Puskesmas dan Rumah Sakit untuk menangani pasien DBD sesuai kewenangan dan SOP,” kata dia.

Kasus DBD setiap tahun mengancam warga Kota Depok. Inilah data kasus DBD dalam 4 tahun terakhir:
Tahun 2016 : 2.834 kasus
Tahun 2017 : 525 kasus
Tahun 2018 : 897 kasus (1 orang meninggal)
Tahun 2019 : 2.200 kasus
Tahun 2020 : 172 kasus (sampai 31 Januari)
(ril)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *