Dinilai ada Unsur Pornografi, BPOM akan Tarik Mi Bikini

Sebarkan :

 

Depokrayanews.com- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akan menarik produk mi instan bermerek Bihun Kekinian (Bikini) karena tampilannya dinilai sarat unsur pornografi. Padahal sasaran konsumennya termasuk anak-anak.

“Kami sedang mempersiapkan surat edaran untuk balai-balai (besar POM) yang intinya penarikan dan pengamanan produk tersebut karena selain ilegal, label (Bikini) juga mengarah ke pornografi serta tak sepatutnya,” kata Kepala BPOM Penny Lukito dalam pesan singkatnya, Kamis (4/8).

Dia memaparkan, Bikini tak memiliki izin edar sehingga dikategorikan sebagai produk ilegal. Penny juga mengakui, beragam produk ilegal masih marak diperjualbelikan di internet.

Selain soal Bikini, BPOM telah menemukan dua lokasi produk pangan ilegal di Tangerang dan Surabaya.

Sebelumnya, YLKI menemukan produk Bihun Kekinian di salah satu situs jual beli daring (online). Pada kemasan makanan ringan ini, ada gambar pakaian dalam wanita dengan ditambahi tulisan yang bernuansa seksual. Namun, terdapat pula label ‘halal’ di kemasan produk tersebut.Produk ini dijual dengan harga sekitar Rp 20 ribu per bungkus. (mad/rol)

Inilah tampilan mi bikini yang dinilai ada unsur pornografi sehingga akan ditarik dari peredaran.

Inilah tampilan mi bikini yang dinilai ada unsur pornografi sehingga akan ditarik dari peredaran.


Redaksi Depokrayanews.com menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : evand212@yahoo.com via wa/SMS : 0878-8351-8091.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Menarik, Profil Prof Akmal Taher yang Mundur dari Satgas Covid-19

Depokrayanews.com- Prof Akmal Taher tiba-tiba membuat surat pernyataan penunduran diri sebagai Kabid Penanganan Kesehatan Satgas ...