by

Disnaker Kota Depok Siap Mendukung Program JKN-KIS

  

Depokrayanews.com – Untuk memastikan penyelenggaraan Program JKN-KIS berjalan dengan optimal, BPJS Kesehatan Cabang Depok menjajaki kerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja Kota Depok. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas data kepesertaan badan usaha dalam Program JKN-KIS.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Depok Elisa Adam mengatakan dukungan dari para stakeholder dalam menyukseskan Program JKN-KIS sangat diperlukan. Apalagi dengan ditetapkannya fakus utama BPJS Kesehatan yang ingin meningkatkan jumlah kepesertaan JKN-KIS, Ellisa mengatakan hal ini bisa terwujud dengan adanya dukungan dan keterlibatan dari selruuh pihak.

“Berdasarkan data yang kami miliki, terdapat 128 badan usaha di wilayah Kota Depok yang terindikasi sudah tidak beroperasi namun belum melaporkan diri kepada BPJS Kesehatan. Untuk itu, BPJS Kesehatan akan melakukan verifikasi dan validasi data dengan Dinas Tenaga Kerja Kota Depok untuk memastikan status dari badan usaha tersebut,” ujar Elisa, Selasa 20 April 2021. 

Elisa berharap dengan adanya dukungan Dinas Tenaga Kerja Kota Depok tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas data kepesertaan JKN-KIS badan usaha, namun juga dapat meningkatkan kepatuhan badan usaha tersebut dalam Program JKN-KIS. 

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Depok Manto mengungkapkan bahwa Dinas Tenaga Kerja Kota Depok senantiasa mendukung penyelenggaraan Program JKN-KIS. Terlebih Program JKN-KIS merupakan program pemerintah. Untuk itu, pihaknya siap bersinergi dengan BPJS Kesehatan dalam meningkatkan akurasi data kepesertaan badan usaha di Kota Depok dalam Program JKN-KIS.

“Dinas Tenaga Kerja Kota Depok juga akan melakukan kunjungan bersama dengan BPJS Kesehatan untuk melakukan pengecekan secara langsung ke lapangan terkait kondisi dari badan usaha yang terindikasi sudah tutup operasional tersebut. Jadi selain verifikasi melalui data, kami juga akan verifikasi langsung di lapangan. Serta data-data badan usaha tersebut juga akan disinkronisasi dengan data pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu,” ujar Manto. (DT/mr)

1

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed