Dituding Kelola Buzzer, Ini Penjelasan Resmi PKS

Sebarkan :

 
Ketua Bidang Humas PKS, Ledia Habifam (ist)

Ketua Bidang Humas PKS, Ledia Habifam (ist)

Depokrayanews.com- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dituding membidani dan mengorganisir buzzer untuk menggiring opini tertentu.

Tapi tudingan itu dibantah oleh
Ketua Bidang Humas DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ledia Hanifa Amaliah

Namun demikian Ledia mengaku, kalau PKS mengelola akun-akun struktur dan hanya mengunggah konten-konten positif saja.

PKS yakin media sosial harus jadi salah satu sarana penyebaran kebaikan dan ide-ide positif.

“Selama saya jadi Kabid Humas saya rasa kami pernah membentuk dan mengorganisir buzzer,” kata anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, saat dihubungi Republoka Online melalui pesan singkat, Minggu (14/5/2017).

Hanya saja, Ledia juga tidak memungkiri jika ada sekelompok pengguna media sosial mengorganisir diri dan menetapkan keberpihakannya. Ledia juga menganggap itu hal yang biasa.

Sebagai contoh pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta, muncul relawan atau volunter Jakarta Relawan Social Media (Jasmed). Karena memang, kata Ledia, kebaikan dan ide positif ini juga memerlukan kreatifitas struktur pengelola untuk mengolah konten positif menjadi menarik untuk dibaca.

Ledia juga mengakui ada sekelompok akun yang memang kelihatan keberpihakannya, itu dapat dilihat dari polanya.

Menurutnya wajar jika ada sekelompok akun yang berpihak kepada PKS, karena pihaknya juga didorong untuk aktif di media sosial (medsos).

“Dari pertemanan mereka kemudian meluas bisa saja terjadi,” tutup Ledia. (rol/red)


Redaksi Depokrayanews.com menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : evand212@yahoo.com via wa/SMS : 0878-8351-8091.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Pemerintah dan DPR Sepakat Pilkada Serentak Tetap Digelar 9 Desember

Depokrayanews.com- Pemerintah, DPR dan penyelenggara pemilihan umum sepakat Pilkada serentak 2020 tetap akan digelar pada ...