DPRD Depok Ajukan 20.000 KPM Dapat Bansos JPS, Dinsos Kesulitan Verifikasi

Sebarkan :

 

50 anggota DPRD Kota Depok foto bersama usai pelantikan.

Depokrayanews.com- DPRD Kota Depok telah mengajukan dana bantuan sosial (bansos) jaring pengaman sosial (JPS) untuk 20.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) senilai Rp 5 miliar atau Rp 250 ribu per KPM. Dana itu bersumber dari pengalihan anggaran kegiatan aspirasi dewan sebesar Rp 5,1 miliar.

Namun permintaan itu terancam tidak akan terealisasi karena Dinas Sosial Kota Depok mengatakan tidak sanggup melakukan verifikasi data.

“Nilai bansos nya sama dengan bansos Pemkot sebelumnya Rp 250.000 per KPM. Cuman dari 20.000 data KPM yang masuk, Dinsos ngga sanggup verifikasi,” kata Anggota DPRD Kota Depok, Ikravany Hilman kepada wartawan Senin 18 Mei 2020.

Menurut dia, seluruh anggota DPRD teah mengumpulkan data KTP dan KK warga terdampak di wilayah daerah pemilihan (dapil) mereka masing-masing hingga terkumpul sebanyak 20.000 KPM.

“Kami (DPRD) kan ngga boleh menyalurkan, ya udah kami supplay data ke Dinsos buat mereka verifikasi biar ngga berbenturan dengan data bansos Provinsi dan bansos Pusat yang ada di Dinsos. Setelah verifikasi data nanti Dinsos yang menyalurkan. Itu pun masih kelabakan mereka,” kata dia.

Ikravany mengaku menyerahkan sebanyak 400 data warga terdampak seminggu yang lalu. Namun hingga saat ini kurang dari 100 data calon KPM yang baru terverifikasi oleh Dinsos Kota Depok.

“Ada data dari anggota dewan yang salah atau kurang lengkap, sudah saya lengkapi. Tapi kan harusnya sejak awal dia (Dinsos) kasih format ke kami donk?,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Depok Usman Haliyana mengatakan, ada kendala dalam verifikasi data warga yang diusulkan oleh DPRD. Ini karena banyak data yang diajukan sudah tercatat sebagai KPM pada bansos JPS Provinsi maupun Pusat.

“Kan KPM bansos ngga boleh double. Itu banyak data yang mereka (dewan) ajukan sudah terdaftar di bansos Provinsi maupun bansos Pusat. Hari ini mau dirapatkan hasilnya dengan dewan,” tutur Usman saat dikonfirmasi wartawan. (ril)


Redaksi Depokrayanews.com menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : evand212@yahoo.com via wa/SMS : 0878-8351-8091.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Sunat Perempuan Harus Dihentikan, Sangat Berbahaya

Depokrayanews.com- Praktik sunat perempuan masih kerap ditemukan di berbagai masyarakat di Indonesia. Padahal, menurut Deputi ...