Fakultas Kedokteran UI Minta Pembukaan Bioskop di DKI Jakarta Ditunda

Sebarkan :

 

Protokol kesehatan wajib diterapkan di bioskop

Depokrayanews.com- Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menunda pembukaan bioskop sampai dengan waktu yang belum dapat ditentukan.

Beberapa pertimbangan FKUI adalah karena tanggung jawab masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan masih sangat kurang.

“Peningkatan jumlah kasus (Covid-19) di DKI Jaya saat masa transisi PSBB selain karena adanya active case finding tetapi juga ada faktor masyarakat abai menerapkan protokol kesehatan,” tulis rilis yang dibagikan FKUI kepada media, Senin 20 Juli 2020.

Berdasarkan scientific brief yang diterbitkan oleh WHO pada 9 Juli 2020 lalu, dinyatakan bahwa penyebaran atau transmisi SARS CoV 2–virus penyebab Covid-19 kemungkinan dapat terjadi melalui droplet, airborne, kontak langsung, kontak tidak langsung (fomite), fecal oral, darah, ibu ke anak, dan hewan ke manusia.

Transmisi secara airborne sendiri merupakan penyebaran mikroba melalui aerosol yang tetap bersifat infeksius meski terbawa angin dalam jarak jauh.

Beberapa data hasil penelitian membuktikan bahwa aerosol mengandung virus dapat terbentuk dari droplet yang mengalami penguapan ataupun ketika seseorang berbicara atau bernapas.

Aerosol kemudian dihirup oleh seseorang yang peka dengan dosis infeksi yang sampai saat ini belum diketahui namun virus Covid-19 dapat bertahan dalam keadaan hidup pada aerosol selama 3-16 jam tergantung suhu, kelembapan dan kepadatan orang.

Penemuan ini didukung dengan adanya laporan beberapa klaster Covid-19 yang berhubungan dengan berkumpulnya sekelompok orang di dalam ruang tertutup misalnya pada kegiatan paduan suara, restoran, dan fitness.

Ruangan tertutup tersebut juga merupakan ruangan dengan ventilasi yang tidak optimal dan kegiatan atau pertemuan dalam waktu yang relatif lama.

Ruangan bioskop pada umumnya adalah ruangan tertutup tanpa ventilasi dengan pendingin udara yang bersikulasi di dalam ruangan.nApabila ada satu orang pengunjung bioskop menderita Covid-19 meski tanpa gejala, maka akan berpotensi menjadi sumber penyebaran virus kepada pengunjung lainnya.

“Durasi film yang minimal 1,5 jam akan meningkatkan waktu paparan dan meningkatkan jumlah partikel aerosol yang terhirup,” tulis rilis tersebut. (ril)


Redaksi Depokrayanews.com menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : evand212@yahoo.com via wa/SMS : 0878-8351-8091.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Dirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP Meninggal karena Covid-19

Depokrayanews.-com- Dirjen Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Aryo Hanggono meninggal dunia setelah ...