by

Gaji ASN Depok Dipotong untuk Bantu Penanggulangan Virus Corona

Gaji ASN dipotong untuk bantu penanggulangan Virus Corona.

Depokrayanews.com- Gaji seluruh aparatur sipil Negara (ASN) Kota Depok dipotong selama empat bulan untuk membantu pencegahan dan percepatan penanggulangan virus corona atau Covid – 19 di Kota Depok.

Pemotongan itu merupakan tindak lanjut dari surat edaran yang disampaikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terkait pemotongan gaji ASN maupun pejabat di Kota Depok.

“Seluruh dana hasil pemotongan gaji ASN di Kota Depok nantinya disalurkan untuk membantu penangganan Covid – 19, tim medis kesehatan, keluarga almarhum yang positif Covid – 19 dan lainnya,” kata juru bicara Tim Gugus Tugas Penangganan Covid – 19, Dadang Wihana, Rabu 1 April 2020.

Hanya saja Dadang Wihana, tidak mengetahui secara pasti berapa kira-kira dana yang terkumpul dari hasil pemotongan gaji tersebut, karena pihak kepegawaian yang lebih paham soal angka itu. Apalagi hingga kini belum ada arahan soal besaran gaji yang dipotong.

Data yang diperoleh depokrayanews.com, jumlah ASN di Kota Depok saat ini ada 6.500 orang. Jumlah ini lebih kecil dari kebutuhan yang mencapai 13.000 orang. Kekurangan itu kini ditutupi dengan tenaga honorer sekitar 6.000 orang.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil juga belum dapat menyebutkan berapa jumlah pasti pemotongan pendapatan ASN tersebut. Hanya saja, kata dia, besaran pemotongan itu akan disesuaikan secara proporsional, adil dan disesuaikan dengan kemampuan finansial para pegawai.

“Prinsipnya dengan persentase yang adil dan proporsional, ada rentangnya dan disesuaikan dengan kemampuan, akan kita atur seadil mungkin dan seproporsional mungkin. Mudah-mudahan ini lah bela negara dari kita, dari para ASN Pemprov Jabar selama empat bulan ke depan,” kata Ridwan Kamil.

Menurut Emil, sapaan Ridwan Kamil, wabah virus corona ini sudah sepatutnya menjadi tanggung jawab bersama atau semua pihak, termasuk para ASN di Provinsi Jabar. (ril)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *