by

Inilah Potret Silpa Kota Depok dalam 5 Tahun Terakhir

Igun Sumarno,  Wakil Ketua DPRD Kota Depok.
Igun Sumarno, Wakil Ketua DPRD Kota Depok.

DepokRayanews.com- Tahun anggaran 2017 ternyata masih menyisakan sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) yang sangat besar di Kota Depok yakni mencapai Rp 500 miliar.

Angka ini menambah panjang catatan Silpa Kota Depok dalam 5 tahun terakhir.

Lihat data Tahun 2013. Ketika itu, Silpa Kota Depok mencapai Rp 587 miliar. Setahun kemudian yakni Tahun 2014, Silpa itu naik menjadi Rp 756 miliar.

Angka Silpa yang fantastis terjadi Tahun 2015, saat menjelang berakhirnya masa jabatan Nur Mahmudi Ismail sebagai Walikota Depok. Silpanya mencapai Rp 1,05 trilun, hampir separo dari APBD ketika itu.

Tajun 2016, Silpa turun drastis menjadi Rp 600 miliar dan Tahun 2017 turun lagi sedikit menjadi Rp 545 miliar.

Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Igun Sumarno mempertanyakan angka Silpa sebesar itu dan terjadi bertahun-tahun.

Bahkan pada rapat paripurna tentang penyampaian laporan keterangan pertanggunghawaban (LKPJ) Tahun 2017, Rabu (28/3/2018), Igun mengatakan LKPJ itu akan dibahas pada rapat Kamis (29/3/2018) siang.

“LKPJ untuk mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran Tahun 2017 sebesar Rp 2,7 triliun. apalagi ada Silpa 500 miliar lebih. Ini kan harus dipertanggungjawabkan,” kata Ketua PAN Kota Depok itu, Rabu (28/3/2018).

Igun belum mau mengomentari LKPJ itu, termasuk besaran Silpa karena ada forumnya Kamis (29/3/2017),

Selain soal Silpa, dalam LKPJ yang dibacakan Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna juga disampaikan ada kenaikan pendapatan dari pajak bumi dan bangunan (PBB) sebesar 133 persen dan pajak retribusi sebesar 113 persen

“Angka-angka itu itu harus dipertanggungjawabkan. Bukan karena ada kenaikan pendapatan kami diam. Ga begitu, semua harus jelas,” kata Igun. (ril)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed