by

Jadi Trending Topik, Jalan Raya Sawangan Macet Parah, 1 Kilometer Ditempuh 1 Jam

DEPOKRAYANEWS.COM- Kemacaten di Jalan Raya Sawangan atau Jalan Raya Mukhtar Sawangan semakin menjadi-jadi. Bahkan pada Senin 20 Juni 2022, kecametan terjadi sejak pukul 06.20 wib pagi. Untuk menempuh jarak 1 kilometer saja, harus membuang waktu 1 jam.

Kondisi itu kemudian menjadi trending topik di sejumlah whatsapp group (WA) masyarakat yang tinggal di kawasan Sawangan dan Bojongsari, Kota Depok sejak pagi hingga siang Senin 20 Juni 2022.

”Wow, Rivaria-Sawangan Permai 1 jam,” tulis Bambang di WA Group. Pesan senada juga disampaikan Sintia. ”RSUD Depok-Parung Binggu 2 jam, asikk ga, asikk ga,” tulis ibu dua anak ini di WA Group yang lain. Padahal jarak RSUD ke Parung Bingung hanya sekitar 3 km.

Beragam komentar muncul menanggapi postingan keluhan soal kemacetam di Jalan Raya Sawangan itu. ”Bedol desa aja yuk, makin ga nyaman tinggal di Sawangan,” kata Leo. Dia kemudian menjelaskan pernah ke Depok melalui Pondok Cabe. ”Panjang sekali jalurnya, tapi tidak macet. Jalan Raya Sawangan benar-benar jalur neraka bagi kita pengendara yang setiap hari berangkat ke kantor pagi-pagi,” kata Leo.

”Waduh, memang parah. Saya ga tau mau mesti berangkat jam berapa lagi dari rumah. Padahal saya setiap jam 06 sudah keluar dari rumah dari Bojongsari. Sampai Puskesmas Sawangan sudah merangkak, jalan hanya beberapa meter berhenti. Begitu yang saya alami sampai pintu tol depan BDN,” kata Dian.

Biasanya untuk menghindari kemacetan, pengendara mobil dan sepeda motor masuk ke jalan Pemuda. Tapi sejak pekan lalu, jalur itu ditutup untuk umum, karena masyarakat yang bermukim di sepanjang jalan Pemuda itu merasa terganggu. Kemacetan panjang juga sering terjadi di jalur itu, karena banyaknya pengendara yang memilih jalur itu sebagai jalan alternatif.

Seorang warga anggota WA Group menginformasikan ada jalur alternatif lain selain jalan Pemuda yakni melalui Sawangan Permai yang bisa tembus ke Perumahan Villa Casablanca, beberapa ratus meter menjelang Parung Bingung. ”Saya tadi 35 menit ke Parung Bingung melalui jalur ini,” kata Dede. Tapi Dede tinggal di daerah Bedahan, sehingga tidak terlalu jauh untuk mencapai Perumahan Sawangan Permai.

Parahnya kemacetan di Jalan Raya Sawangan sudah lama dikeluhkan masyarakat yang tinggal di Kecamatan Sawangan dan Bojongsari. Tapi sampai saat ini tidak ada tanggapan dari pemerintah. Bahkan titik-titik simpul kemacetan kian bertambah, apalagi sejak supermarket Superindo dibuka di depan Perumahan Sawangan Permai kemacetan di kawasan itu makin menjadi-jadi.

”Saya tidak mengerti kenapa Pemkot Depok memberi izin hadirnya Superindo di depan Sawangan Permai. Dari dulu sudah macet, karena mobil keluar masuk dari perumahan. Kemudian dari pertigaan Tugu menuju Bedahan. Mestinya, pemerintah tidak terlalu gampang mengeluarkan rekomendasi analisa dampak lalu lintas. Tolong pertimbangkan dampaknya bagi masyarakat banyak,” kata Rahman. (red/ril)

1

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed