by

KAGA JADI KAWIN

Oleh: Rudi Murodi
Pengusaha dan Seniman

Bicara tentang masalah percintaan, sepertinya tidak akan pernah usai sebelum dunia ini kiamat.

Ketika seseorang sedang jatuh cinta , biasanya dia selalu memuji orang yang di cintainya, menyanjung kebaikannya bahkan berusaha untuk menutupi kekurangan orang yang di cintainya,

Tetapi ketika hubungan cintanya telah berakhir maka mereka akan saling membenci bahkan mencoba untuk mengungkit ungkit kesalahan dan melupakan semua kebaikan orang yang pernah di cintainya ,

Dalam dunia politik saat ini kita melihat kemiripan antara cerita tentang dunia percintaan dengan dunia politik, ada yang namanya koalisi yang kita gambarkan seperti orang yang sedang memadu kasih yang selalu memuji satu sama lain dan melupakan semua kekurangan dan keburukan dari pasangan koalisinya.
,
Ada juga yang namanya oposisi, mungkin dahulu pernah memadu kasih tapi akhirnya mencari jalan yang berbeda karena alasan sudah tidak ada lagi kecocokan sehingga tidak lagi bisa seiring sejalan, maka munculah rasa benci, bahkan mereka tidak segan segan untuk mengungkap keburukan mereka yang pernah saling mencintai , bahkan melupakan semua kenangan indah yang pernah terjadi.

Istilah melamar, perjodohan, kawin kontrak bahkan kawin cerai dan putus nyambung pun terjadi pada dunia politik,

Tak jarang partai partai yang tadinya berkoalisi tapi sekarang menjadi oposisi, dan ada juga yang tadinya beroposisi sekarang begitu mesra berkoalisi. Ada yang melamar ada yang di lamar. Ada yang memberi mahar ada yang menerima mahar, dan tidak sedikit juga yang ditolak lamarannya ,

Dalam dunia percintaan semua bisa saja terjadi tidak bedanya seperti pada dunia politik. Kita tidak pernah bisa memprediksi, kapan cinta itu akan tumbuh kemudian lanjut sampai ke peraduan dan menjalani kehidupan bersama.

Karena bisa jadi yang saat ini terlihat mesra, besok lusa saling berbeda pandangan dan putus ditengah jalan.

Ada juga yang saat ini bersebrangan esok lusa malah mampu membina keharmonisan bahkan mampu membangun kehidupan bersama meski hanya kawin kontrak, karena begitu selesai masa kontraknya mereka akan mengambil jalan masing masing dan kembali beroposisi.

Yang lebih menyakitkan lagi hal yang terlintas pada pikiran saya adalah yang saat ini viral menunjukkan keharmonisan dengan foto pasangan yang banyak tersebar pada media sosial bahkan baliho baliho di pinggir jalan.

Tetapi bisa jadi saat menjelang hari pernikahan perjodohan di batalkan, karena kekasih memilih pasangan lain. Atau bisa juga karena tidak mendapatkan restu dari orang tua, karena sang orang tua lebih memilih menjodohkan calon pengantinnya yang berasal dari keluarganya sendiri.

Nah akhirnya yang telah ramai di perbincangkan akan segera naik ke pelaminan malah KAGA JADI KAWIN!.

1

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *