by

Kasus Dugaan Politik Uang Caleg Gerindra di Depok Dihentikan Meski ada Usur Pidana Pelanggaran

Depokrayanews.com- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Depok akhirnya menghentikan penanganan kasus dugaan politik uang yang menyeret caleg Partai Gerindra berinisial HPB karena sudah habis waktu. Padahal Bawaslu Kota Depok menemukan ada unsur pidana pelanggaran Pemilu.

“Kasus (dugaan politik uang) Caleg DPR RI berinisial HPB tidak dapat dilanjutkan karena telah habis waktu dan polisi serta jaksa masih butuh data tambahan,” kata Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Depok, Sulastio kepada wartawan, Minggu 25 Februari 2024.

Dikatakan, meski unsur pidana ditemukan dalam kasus tersebut, namun masih diperlukan kajian ahli di dalamnya.

“Ditemukan (unsur pidana pelanggaran Pemilu), tapi kan tidak cukup hanya itu ada kajian ahli,” kata dia.

Sebelumnya, HPB diduga membagikan uang pecahan Rp 5 ribu saat melakukan kampanye di di kawasan Pasir Putih, Sawangan, Kota Depok pada Minggu 21 Januari 2024 lalu.

Menurut HPB, pembagian uang tersebut kepada ibu-ibu sekadar untuk membeli jajanan cilok karena mereka belum makan.

“Benar (membagikan uang ke sejumlah emak-emak) hanya Rp 5 ribu,” kata HPB ketika itu.

Dia menyebut, kejadian itu sangat spontan. Waktu kegiatan itu banyak ibu berteriak belum makan. ”Lalu, tergerak rasa kasihan kebetulan di sekitar itu ada yang jualan cilok, lalu saya minta ibu-ibu untuk jajan cilok dulu, itu saya kasih uang Rp 5 ribu masing-masing,” kata dia. (ris/ril)

1

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *