by

Ketua KPU Garut Menyebut Penangkapan Ade Sangat Mengejutkan

OTT
Komisioner KPU Garut ditangkap gara-gara diduga menerima suap.

DepokRayanews.com- Penangkapan terhadap Ade Sudrajat, salah seorang komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut oleh Satgas Anti Money Politic Bareskrim Polri dinilai sangat mengejutkan karena penangkapan itu diduga karena ada suap dari bakal calon bupati.

Ketua KPU Kabupaten Garut Hilwan Fanaqi mengaku baru memperoleh informasi resmi soal penangkapan pada Minggu (24/2/2018) pagi karena KPU menghormati penegakan hukum oleh aparat polisi.

“Sebetulnya kemarin malam kami lakukan kroscek dulu. Tadi pagi baru dapat info resmi bahwa itu (penangkapan Ade Sudrajat) benar,” katanya pada wartawan di Kantor KPU Kabupaten Garut, Minggu (24/2/2018)

Para komisioner KPU, kata dia, sudah berkumpul dan setuju untuk fokus menjalankan tahapan Pilkada. Ia menekankan kasus yang melanda Ade Sudrajat tidak mengganggu roda kerja KPU.

“Tugas-tugas dan jadwalnya sudah semakin padat. Kami harus fokus ke tahapan, jadi kami tidak ambil pusing itu dulu,” ujarnya.

Pihak KPU, kata dia tetap menghargai azas praduga tak bersalah. Ia enggan mengkonfirmasi pihak yang diduga memberi gratifikasi pada Ade.

Ia tak mau berkomentar juga tentang barang bukti mobil Daihatsu Sigra milik Ade yang diklaim hasil kejahatan suap.

“Dari informasi yang didapat itu (gratifikasi) dari bakal calon yang tak lolos. Kalau memang disuap kenapa tidak diloloskan. Artinya kami tak bisa diintervensi dan mereka tidak lolos,” kata dia. (red/rol)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *