by

Ketua Umum Kadin: Banyak Pengusaha Keberatan dengan Program Simpanan Tapera

Depokrayanews.com- Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid menyebut banyak pengusaha yang keberatan dengan program simpanan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) karena ada biaya baru yang dibebankan kepada pemberi kerja.

Keberatan. Masalahnya, biaya semuanya. Nah ini yang harus kita lihat,” kata Arsjad kepada wartawan di Jakarta, Rabu 29 Mei 2024

Menurut Arsjad, kehadiran Tapera punya maksud yang baik. Hanya saja, pemerintah perlu mencari jalan tengah bagi pengusaha dan pekerja soal simpanan wajib tersebut.

Karena itu, Arsjad memandang penerapan program Tapera membutuhkan kajian lebih lanjut, yang fokus pada kepentingan bersama.

“Kita harus meneliti lebih lanjut. Intinya, harus yang balance antara pengusaha dan pekerja, utamanya itu,” kata mantan Ketua Tim Pemenangan Ganjar- Mahfud pada Pilpres Februari 2024 lalu

Seperti diberitakan, pemerintah akan memotong gaji pekerja sebesar 3 persen untuk simpanan Tapera paling lambat pada 2027.

Simpanan wajib ini menyasar semua pekerja mulai dari PNS, TNI, Polri, karyawan swasta, pekerja mandiri hingga freelancer.

Hal itu diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2024 tentang Perubahan Atas PP Nomor 25 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tapera, yang diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 20 Mei 2024.(mad)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *