by

Masa Tunggu Keberangkatan Haji dari Kota Depok sampai 24 Tahun

DEPOKRAYANEWS.COM- Masa tunggu keberangkatan haji dari Kota Depok saat ini sudah sampai 24 tahun. Artinya, calon jemaah haji yang mendaftar tahun ini diperkirakan baru bisa berangkat pada 24 tahun yang akan datang.

”Hingga saat ini jumlah calon jemaah haji dari Kota Depok yang sudah mendapat nomor porsi sebanyak 42.000 orang,” kata Hasan Basri, Kabag Umum Kantor Kementerian Agama Kota Depok, kepada depokrayanews.com, Jumat 13 Mei 2022.

Menurut Hasan Basri, rata-rata per tahun ada 2.500 orang yang mendaftar haji. Bahkan sebelum Covid-19, bisa mencapai 3.000 orang. Para calon jemaah haji itu mendapatkan nomor porsi setelah membayar sebesar Rp 25 juta. Tapi yang bisa diberangkatkan setiap tahun sebelum Covid-19 sesuai kuota hanya 1.700 orang.

Kondisi itu sangat berbeda setelah Covid-19 mulai mereda, karena masih ada pembatasan. Pada musim haji Tahun 2022 ini, Kota Depok hanya mendapat kuota memberangkatkan calon jemaah haji sebanyak 776 orang. Calon jemaah yang bisa berangkat adalah yang berusia di bawah 65 tahun.

Hasan Basri menyebut, selama Covid-19 banyak calon jemaah haji yang meninggal. Pada Tahun 2021 saja, tercatat 172 orang yang meninggal yakni 87 orang laki-laki dan 86 orang perempuan. Semuanya berasal dari wilayah Kecamatan Pancoran Mas.

Berdasarkan data dari Kantor Kementerian Agama Kota Depok, Tahun 2021 ada 2.538 orang calon jemaah haji yang mendaftar. Paling banyak dari Kecamatan Sukmajaya yakni 347 orang, menyusul Kecamatan Cimanggis sebanyak 330 orang, Kecamatan Pancoran Mas 282 orang, Kecamatan Tapos 279 orang, Kecamatan Beji 264 orang, Kecamatan Cilodong 237 orang, Kecamatan Sawangan 221 orang, Kecamatan Bojong Sari 200 orang, Kecamatan Cipayung 155 orang, Kecamatan Limo 130 orang dan Kecamatan Cinere 93 orang.

Dari data usia terlihat calon jemaah haji yang berusia di atas 71 tahun ada 10 orang. Sedangkan yang berusia 61 tahun sampai 71 tahun sebanyak 122 orang. (red)

1

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed