by

Menkominfo Johnny Gerard Plate Jalani Pemeriksaan Megakorupsi BTS 4G BAKTI

DEPOKRAYANEWS.COM- Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny Gerard Plate berjanji akan selalu kooperatif dalam penyidikan dugaan megakorupsi BTS 4G BAKTI Kemenkominfo.

Usai diperiksa tim penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Johnny Plate mengatakan mendukung proses hukum pengungkapan dugaan korupsi proyek nasional senilai Rp 10 triliun tersebut.

“Apabila Kejaksaan Agung masih membutuhkan keterangan-keterangan (pemeriksaan), maka tentu saya juga sebagai warga negara, dan pimpinan di kementerian, akan tetap menghormati, dan akan malaksanakannya dengan baik,” kata Johnny usai diperiksa di Gedung Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Agung (Kejakgung), Jakarta, Selasa 14 Februari 2023.

Johnny menjalani pemeriksaan perdana sebagai menkominfo terkait penyidikan dugaan korupsi BTS 4G BAKTI Kemenkominfo, Selasa 14 Februari 2023. Semula dia akan diperika pada Kamis 9 Februari 2023 lalu, namun tertunda karena Johnny mendampingi Presiden Jokowi pada acara puncak Hari Pers Nasional (HPN) di Medan, Sumatera Utara.

Dalam pemeriksaan Selasa 14 Februari 2023, Johnny dicecar dengan 51 pertanyaan terkait perannya sebagai menkominfo.

“Saya telah memberikan keterangan-keterangan atas pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan oleh jaksa penidik. Pertanyaan-pertanyaan tersebut, saya jawab dengan penuh tanggung jawab,” kata Johnny.

Penyidikan dugaan korupsi BTS 4G BAKTI Kemenkominfo sementara ini sudah menetapkan lima orang sebagai tersangka. Satu tersangka yang statusnya adalah pejabat negara, yakni Anang Achmad Latief (AAL) selaku Direktur Utama BAKTI Kemenkominfo.

Empat tersangka lainnya, adalah pihak swasta. Yakni Galumbang Menak Simanjuntak (GMS) yang ditetapkan tersangka selaku Direktur PT MORA Telematika; Yohan Suryanto (YS) yang ditetapkan tersangka selaku Tenaga Ahli Human Development Universitas Indonesia (HUDEV UI); Mukti Ali (MA) yang ditetapkan tersangka dari pihak PT Huawei Tech Investment; dan Irwan Heryawan (IH) yang ditetapkan tersangka selaku Komisaris PT Solitech Media Sinergy.

Kelima tersangka itu sementara ini, dijerat sangkaan yang sama, terkait dengan Pasal 2 ayat (1), dan Pasal 3 juncto Pasal 18 UU 31/1999-20/2001 tentang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Dalam penyidikan lainnya, Jampidsus juga menerbitkan surat perintah penyidikan terkait dengan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). (mad/ris)

1

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *