by

Menpan RB: Sandi Jangan Takut Melaporkan Dugaan Korupsi di Damkar Depok

Depokrayanews.com- Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo memberi perhatian terhadap kasus dugaan korupsi di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok yang diungkap Sandi Butar Butar, salah seorang anggota dinas tersebut.

Tjahjo meminta pejabat Damkar Depok tidak mengusik Sandi. “Saya kira nggak boleh (diintervensi),” kata Tjahjo kepada wartawan di Cilenggang, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis 15 April 2021.

Menurut Tjahjo, semua warga negara berhak melaporkan dugaan adanya dugaan korupsi. Termasuk, Sandi sebagai anggota Damkar Kota Depok.

“Saya pikir setiap warga negara maupun ASN bisa melaporkan. Sepanjang laporannya itu bisa dipertanggungjawabkan,” kata dia.

Sandi, kata Tjahjo, tidak perlu khawatir untuk melaporkan. Bahkan Tjahjo mempersilakan Sandi melaporkan ke aparat penegak hukum. “Silakan mau lewat Kepolisian, ke Kejaksaan, ke KPK, nggak ada masalah,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sandi membongkar dugaan korupsi di DPKP Kota Depok dengan melakukan aksi protes di Balaikota Depok beberapa waktu lalu dan viral di media sosial.

Dalam aksi itu, Sandi membawa poster bertulisan: ‘Bapak Kemendagri tolong, untuk tindak tegas pejabat di dinas pemadam kebakaran Depok. Kita dituntut kerja 100 persen, tapi peralatan di lapangan pembeliannya tidak 100 persen, banyak digelapkan!!!’.

Salah satu dugaan korupsi yang diungkap Sandi adalah pengadaan sepatu pada 2018. Menurut Sandi, sepatu yang diterima dirinya dan rekan kerjanya yang lain tidak sesuai dengan spesifikasi.

Sandi sempat menceritakan terkait sepatu PDL yang pernah diterimanya pada 2018. Dia menyebut pada sepatu yang didapatkan tidak ada besi pengaman di bagian depan dan di bagian bawah.

“Sepatu PDL itu nggak ada safety-nya sama sekali. Nggak ada besi pengamannya, yang depan nggak ada besinya, yang bawah nggak ada besinya. Istilahnya kami kadang untuk panggilan warga evakuasi itu kan ya sempat ada kejadian teman kena beling, tapi pejabat diam saja,” kata Sandi. (ris/and)

1

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed