Mutasi Gelombang Terakhir di Pemkot Depok, 5 Kadis Bakal Diputar

Sebarkan :

 

Gelombang mutasi lagi di Balaikota Depok.

Depokrayanews.com- Walikota Depok, Mohammad Idris bakal menggunakan haknya yang terakhir untuk melakukan mutasi sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Depok menjelang batas akhir yang ditetapkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (MenpanRB) 6 Januari 2020. Ini akan menjadi gelombang mutasi ke-10 selama masa kepemimpinan Mohammad Idris-Pradi Supriatna. Artinya, 2 kali mutasi dalam setahun.

Menjelang tutup Tahun 2019, Idris akan memutasi sejumlah kepala dinas dan memutasi sejumlah pejabat di bawah kepala dinas, termasuk melantik Direktur RSUD Kota Depok yang tinggalkan, Asloe’ah Madjri yang dilantik jadi Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan 3 pekan lalu. Kabar yang beredar, dr Sobari, MARS akan menggantikan Luluk, panggilan dr Asloe’ah Madjri, meskipun ada 2 kandidat lagi yang disebut-sebut masuk nominator, yakni dr Enny Ekasari, dan dr. Devi Mayori.

Tapi bila melihat dari faktor kedekatan, banyak pihak menduga, dr Sobari yang juga pemilik RSIA Asyifa Parung Bingung yang akan ditunjuk walikota sebagai Direktur RSUD Kota Depok. Dr. Sobari, MARS kini menjabat sebagai Kepala Bidang Penunjang di RSUD Kota Depok dan sejak lama disebut sangat dekat dengan Walikota Depok Mohammad Idris.

Selain direktur RSUD, ada lima kepala dinas (Kadis) yang akan diputar-putar. Artinya, tetap menjadi kepala dinas, tapi pindah dinas lain. Kelima kadis itu, kabarnya sudah dipanggil oleh Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).

Hal itu diakui Sekretaris Daerah (Sekda) Depok, Hardiono. Menurut Hardiono, kelima kadis itu adalah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sidik Mulyono, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kania Parwanti, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) M Fitriawan, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Siti Chaerijah dan terakhir Sekretaris Dewan (Sekwan) Zamrowi Hasan.

Mutasi kadis akan dibarengi dengan pengisian jabatan Kadisdukcapil dan Direktur RSUD yang kosong. Pengisian juga bisa dilakuka karena Baperjakat sudah mengantongi nama yang nanti akan dilantik. “Mutasi Kadis sebagai penyegaran di lingkup Pemkot Depok. Tidak ada arah kemana-mana,” kata Ketua Baperjakat itu.

Ketika ditanya bagaimana komposisi kadis yang baru nanti, Hardiono tidak mau menjawab. “Semua tergantung walikota, saya sudah rekomendasi,” kata dia. Tapi kabar yang beredar, kelima kadis itu hanya ditukar tempat saja. Sidik Mulyono kabarnya akan mengisi jabatan Kepala Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagin), meskipun dia awalnya pegawai BPPT di Jakarta.

Kania Parwati kabarnya akan menjadi Sekwan menggantikan Zamrowi Hasan yang akan pindah tugas sebagai Kadisinfokum. Kemudian M Fitriawan akan berganti tempat dengan Siti Chaerijah sebagai Kepala DKUM. Fitriawan jadi Kadiskarpus.
Sedangkan yang mengisi Kepala Disdukcapil adalah Nuraini W menggantikan Munir yang akan memasuki masa pensiun Februari 2020. (red)


Redaksi Depokrayanews.com menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : evand212@yahoo.com via wa/SMS : 0878-8351-8091.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Pengamat Politik UI: Munculnya Rama Pratama Ancaman Bagi PKS

Depokrayanews.com- Munculnya nama Rama Pratama sebagai bakal calon Walikota Depok mendapat perhatian banyak pihak. Sebab, ...