Pasca Ditetapkan Jadi Tersangka, Polisi Belum Jadwalkan Pemeriksaan Mantan Walikota Depok

Sebarkan :

 
Mantan Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail di Mapolresta Depok.

Mantan Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail di Mapolresta Depok.

DepokRayanews.com- Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, tapi Polresta Depok belum menjadwalkan untuk memeriksa kembali mantan Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail dalam kasus korupsi pengadaan lahan untuk Jalan Raya Nangka, Kelurahan Sukamaju Baru, Tapos, Depok.

“Kami belum ada niat untuk memanggil kembali karena butuh kelengkapan alat bukti karena tim penyidik masih mengumpulkannya, ” kata Kapolresta Depok Ajun Kombes Pol. Didik Sugiarto kepada wartawan, Rabu (29/8/2018).

Menurut kapolres, Tim penyidik masih terus melengkapi alat bukti lainnya termasuk hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Barat.

Pada 20 Agustus 2018 lalu, Tim Tipikor Polresta Depok menemukan perbuatan melawan hukum yang dilakukan Nur Mahmudi dan mantan Sekda Kota Depok Harry Prihanto.

“Nanti pada waktunya kalau sudah mencukupi kami akan melakukan pemanggilan ulang kepada Nur Mahmudi Ismail untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Didik.

Yang pasti, kata dia, penyidik sudah meminta keterangan sekitar 80 orang saksi, dan ahli.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus itu diduga merugikan negara sekitar Rp 10 miliar dari anggaran APBD tahun 2015.

Pengadaan tanah itu sesuai dengan surat izin yang diberikan oleh Nur Mahmudi Ismail awalnya dibebankan kepada pihak pengembang yang membangun apartemen di kawasan itu.

Namun polisi menemukan bahwa ada anggaran dari APBD yang keluar untuk pengadaan lahan di lokasi yang sama pada Tahun 2015. Nilainya sekitar Rp 10 miliar lebih dari pengajuan awal di anggaran APBD sebesar Rp 17 miliar. (ris)


Redaksi Depokrayanews.com menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : evand212@yahoo.com via wa/SMS : 0878-8351-8091.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Kisah Tukang Sapu Temukan Uang Rp 500 Juta di Gerbong KRL

Depokrayanews.com- Seorang petugas kebersihan gerbong KRL Jakarta-Bogor, Mujenih, enggan mengambil uang Rp 500 juta yang ...