Pengamat Politik UI: Munculnya Rama Pratama Ancaman Bagi PKS

Sebarkan :

 

Rama Pratama ketika datang untuk mendaftar ke kantor DPP PDIP di Jakarta.

Depokrayanews.com- Munculnya nama Rama Pratama sebagai bakal calon Walikota Depok mendapat perhatian banyak pihak. Sebab, mantan legislator PKS itu dianggap bisa memberi angin segar bagi Kota Depok yang sudah 15 tahun di bawah kekuasaan PKS.

”Rama tak bisa dianggap sebelah mata. Rama itu muda, aktivis 1998, dan pengalaman dari sisi politik. Dia pernah duduk sebagai anggota DPR RI. Kualifikasi ok,” kata Pengamat psikologi politik Universitas Indonesia, Hamdi Muluk kepada wartawan di Depok, Jumat 21 Februari 2020.

Meski Rama dianggap punya potensi yang luar biasa untuk memimpin Kota Depok, Hamdi tetap mengingatkan agar Rama membentuk koalisi besar agar bisa mengalahkan PKS yang telah berkuasa selama 15 tahun.

“Rama harus mencoba membuat semacam koalisi seperti Presiden Jokowi di Pilpres 2019 lalu. Itu kan di tingkat pusat, tapi ini dibawa ke tingkat Depok. Gambaran seperti itu harus muncul. Nah Rama bisa mewakili koalisi pusat melawan PKS di Kota Depok,” kata Hamdi.

Majunya Rama menjadikan bursa pencalonan Walikota Depok dari PDIP semakin ketat. Pasalnya, sebelumnya sudah ada nama Achmad Riza Alhabsyi, Nurul Qomar, dan Afifah Alia, dan Yenny Sucipto.

Meski banyak nama yang muncul, tapi Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Hendrik Tangke Allo menyebut Afifah Alia yang akan dimajukan sebagai Calon Wakil Walikota Depok. Kenapa Afifah ? Menurut Hendrik Afifah yang paling intens berkomunikasi dengan DPC Kota Depok hingga DPD Jawa Barat.

“Keputusan final nanti tetap di DPP. Mudah-mudahan dalam waktu dekat DPP segera mengeluarkan keputusan. Siapapun nantinya yang dicalonkan, tentunya kami akan siap mendukung,” kata Mantan Ketua DPRD Kota Depok itu.

Ketika ditanyai munculnya nama Yenny Sucipto sebagai bakal calon, Hendrik mengatakan bisa saja yang bersangkutan mendaftar di DPP PDIP. Secara kepartaian, hal itu sangat dimungkinan. “Bisa jadi mendaftar di DPP. Tidak ada masalah,” ujarnya.

Hendrik mengaku belum terlalu mengenal sosok Yenny Sucipto. Dirinya hanya tahu Yenny pernah menjabat sebagai Sekretaris Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (Fitra). Yenny juga belum melakukan komunikasi mengenai pencalonannya ke DPC PDI Perjuangan Kota Depok. “Saya tahunya dia aktif di PDI Perjuangan, namun tidak masuk struktur kepengurusan,” kata Hendrik. (ril)


Redaksi Depokrayanews.com menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : evand212@yahoo.com via wa/SMS : 0878-8351-8091.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Sidang Melalui Teleconference, Bandar Ganja 38 Kg Divonis 17 Tahun

Depokrayanews.com- Firman Firdaus alias Emang (19), warga Jl. Nangka I RT 02/013, Kel. Rangkapan Jaya, ...