Pengurus Rumah Ibadah Ditahan karena Cabuli Anak di Bawah Umur

Sebarkan :

 

Kapolres Metro Depok Kombes Azis Andrianyah memberikan keterangan kepada wartawan.

Depokrayanews.com- SM (42), pengurus salah satu rumah ibadah di Kota Depok ditahan pihak berwajib karena diduga telah melakukan pencabulan terhadap dua orang anak di bawah umur.

Kasus ini terungkap setelah ketua pengurus tempat ibadah melaporkan kasus dugaan pencabulan itu ke Mapolres Metro Kota Depok beberapa waktu lalu.

“Setelah ditelusuri, tim Reskrim Polres Metro Depok menemukan bukti bahwa kasus pencabulan itu sudah terjadi beberapa kali sejak Tahun 2000 an,” kata Kapolres Metro Depok, Kombes Azis Andriansyah didampingi Kabag Humas Polres Metro Depok AKP Elly Padiansari kepada wartawan di Depok, Senin 15 Juni 2020.

Menurut Azis, perbuatan bejat itu mulai teridentifikasi oleh pengurus rumah ibadah sejak 22 Mei 2020 lalu setelah melakukan investigasi internal atas laporan sejumlah orang tua murid yang menjadi korban pencabulan.

Hasil investigasi internal pengurus rumah ibadah itu kemudian ditindaklanjuti jajaran Polres Kota Depok untuk melakukan penyidikan lebih jauh.

Dari laporan tersebut kemudian petugas menemukan kejelasan perkara, kalau salah seorang pengurus rumah ibadah melakukan perbuatan pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Ada dua orang anak yang melaporkan kasus itu, dan petugas kemudian menahan SM untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

Informasi yang diperoleh dari para saksi maupun tersangka SM, perbuatan bejat itu dilakukan di beberapa tempat seperti di rumah ibadah, kediaman tersangka dan di rumah korban saat orang tua anak atau korban tidak ada di rumah.

Menurut Kapolres, modus yang dipergunakan tersangka dengan mengundang korban ke salah satu lokasi atau tempat. Setelah datang, ruangan atau rumah itu dikunci, dengan berpura- pura diajak membersihkan perkakas maupun tempat ibadah.

“Saat aksi bersih itu tersangka melakukan aksinya dengan cara halus, mencium dan memegang beberapa bagian tubuh, setelah itu korban diajak melakukan perbuatan yang tidak pantas,” kata Kapolres.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 82 UU No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan anak.

Di mana secara spesifik tersangka diduga telah melakukan percabulan terhadap anak dengan ancaman penjara 5-15 tahun. (ris)


Redaksi Depokrayanews.com menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : evand212@yahoo.com via wa/SMS : 0878-8351-8091.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Mundur dari KPK, Febri: Kondisi Politik dan Hukum Telah Berubah

Depokrayanews.com- Febri Diansyah telah mengajukan surat pengunduran diri ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebelum mengajukan ...