Polisi Berhasil Meringkus Cucu yang Membunuh Nenek di Sukabumi

Sebarkan :

 

borgol

Depokrayanews.com – Usman alias Imen (20) nekat membunuh dan merampok neneknya sendiri terjadi di penghujung Ramadan 1437 Hijriah, akhirnya berhasil ditangkap polisi. Saat ini Usman sudah mendekam di tahanan Polres Sukabumi.

“Dari hasil penyelidikan ternyata kasus pembunuhan dan perampokan terhadap seorang lansia ini dilakukan oleh orang dekat korban, akhirnya terungkap korban dibunuh oleh cucunya sendiri yang dibantu oleh kedua rekannya,” kata Kapolres Sukabumi, AKBP M Ngajib di Sukabumi, Kamis (14/7).

Pembunuhan nenek Ucun (70) terjadi di Kampung Cikareolegok RT 003 RW 005, Desa Hegarmanah, Kecamatan Cicantayan ini terjad saat seisi rumah ditinggal pergi untuk salat Tarawih pada Jumat, (1/7).

Kedua rekan korban diketahui bernama Falah alias Palu (21) dan Berod (21). Diduga sebelum melakukan aksi sadisnya itu, Usman dan kedua rekannnya sudah mengintai rumah neneknya sendiri.

Aksi biadab itu dilakukan oleh ketiga tersangka saat Ucun tengah tertidur, namun aksinya diketahui oleh sang nenek. Karena panik, ketiganya mencoba melumpuhkan lansia tersebut dengan cara membekapnya.

Kalah jumlah dan tetangga, akhirnya Ucun meninggal karena kehabisan nafas. Usai membunuh sang nenek Usman dan rekannya langsung menguras harta benda milik Ucun seperti uang tunai Rp 4 juta, perhiasan emas seperti kalung seberat 12 gram, gelang seberat 10 gram dan buah cincin masing-masing seberat dua gram yang dikenakan korban.

“Hasil kejahatannya itu dibagi rata dan dijual di wilayah Kota Sukabumi. Usai menjual perhiasan mereka langsung melarikan diri ke wilayah Banten,” beber Ngajib.

Setelah melakukan olah TKP dan memeriksa beberapa saksi, akhirnya tersangka berhasil ditangkap di wilayah Rangkasbitung. Dugaan motif perampokan disertai pembunuhan ini adalah ekonomi, karena ketiganya merupakan pengangguran.

Ngajib mengatakan uang hasil kejahatan itu digunakan oleh tersangka untuk membeli baju dan sepatu lebaran.

“Ketiga pelaku kami jerat dengan pasal 365 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman penjara maksimal 12 tahun,” tegas Ngajib.

Sementara itu, Usman mengaku tidak ada maksud untuk membunuh neneknya sendiri, remaja ini nekat membekap Ucun hanya untuk melumpuhkan saja agar si nenek pingsan.

“Kami sudah dua kali mencoba melakukan aksi ini namun gugup dan akhirnya gagal, namun karena saya butuh uang untuk berlebaran akhirnya pada malam itu saya nekat masuk ke rumah nenek,” kata dia seperti dilansir dari Antara. (cob)


Redaksi Depokrayanews.com menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : evand212@yahoo.com via wa/SMS : 0878-8351-8091.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Kantor Kementerian Sosial Terbakar

Depokrayanews.com- Kantor Kementerian Sosial (Kemensos) di Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, terbakar pada Senin 21 ...