by

Presiden Jokowi akan Jajal Sirkuit Mandalika dengan Motor Balap Pribadinya

Depokrayanews.com- Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menjajal langsung Sirkuit Mandalika dengan mengendarai motor balap pribadinya sebelum meresmikan Sirkuit Mandalika dan Jalan Bypass BIL-Mandalika, Jumat 12 November 2021.

Dalam kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Jokowi juga akan meninjau ruang kontrol Sirkuit Mandalika berikut menyimak penjelasan panel sirkuit di Pit Building Sirkuit Mandalika, Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika.

“Besok kita akan meresmikan sirkuit Mandalika, setelah itu event yang ada di sana untuk berjalan baik super bike maupun motogp,” kata Jokowi usai menghadiri HUT Nasdem, Kamis 11 November 2021.

Pada petang harinya Presiden akan mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) secara virtual dari Novotel Lombok Resort and Villa. Jokowi akan bermalam di Lombok dan melanjutkan agenda kerja esok hari.

Turut mendampingi Presiden dalam penerbangan menuju Provinsi NTB antara lain Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.

Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis ITDC, Arie Prasetyo, menjelaskan Sirkuit Mandalika sudah siap menjadi tuan WSBK 2021. Trek di sirkuit menggunakan pattern yang menggunakan kearifan lokal dan race elektronik juga sudah dipasang mencakup cctv, speed camera, microphone, lampu petunjuk.

Tak hanya sirkuit, Presiden Jokowi juga akan meresmikan jalan Bypass Bandara International Lombok (BIL)-Mandalika. Jalan sepanjang 17,36 km ini dipersiapkan untuk mendukung 2 perhelatan tersebut.

Keberadaan jalan bypass akan mengurangi waktu tempuh dari Bandara Internasional Lombok menuju kawasan Mandalika dari yang semula 45 menit menjadi 15 menit.

Pembangunan Jalan Bypass BIL- Mandalika ini terdiri dari tiga paket pekerjaan dengan anggaran bersumber dari APBN Tahun 2020-2021 sebesar Rp 705 miliar. Paket 1 sepanjang 4,30 km dengan kontraktor PT Nindya Karya-Bumi Agung (KSO) dengan anggaran sebesar Rp 199 miliar.

Selanjutnya, Paket 2 sepanjang 9,70 km dengan kontraktor PT Adhi Karya – PT Metro Lestari Utama (KSO), anggaran senilai Rp 353 miliar. Kemudian untuk Paket 3 sepanjang 3,36 km, kontraktor oleh PT Yasa Patria Perkasa dengan anggaran senilai Rp 152 miliar. (mad)

1

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed