Sebanyak 60 Rumah Bedeng di Kampung Lio Depok Terbakar

Sebarkan :

 
Sedikitnya 60 rumah bedeng di Kampung Lio, Depok terbakar

Sedikitnya 60 rumah bedeng di Kampung Lio, Depok terbakar

Depokrayanews.com- Sedikitnya 60 rumah bedeng di Kampung Lio, RW 19, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok ludes terbakar, Selasa (9/8/2016). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Kapolresta Depok Kombes Harry Kurniawan mengatakan, rumah-rumah di atas lahan seluas 500 meter per segi itu, selama ini dipakai sebagai rumah darurat atau rumah sementara yang dihuni para pemulung dan buruh kasar.

“Jadi jumlah rumah bedeng yang terbakar di Kampung Lio sedikitnya ada 60 rumah,’’ kata Harry kepada wartawan di Depok, Selasa (9/8/2016). Dari hasil penyelidikan sementara sumber api berawal dari rumah yang dihuni Tarsi yang akhirnya menyambar ke rumah lainnya. “Mengenai penyebabnya petugas masih mendalaminya,” kata Harry. Ia mengatakan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Sedangkan untuk kerugian material masih dihitung,.

Kepala Dinas Damkar Depok Yayan Aryanto mengatakan pihaknya mengerahkan 11 mobil pemadam kebakaran, termasuk 4 mobil pemadam kebakaran yang khusus untuk pendinginan supaya api jangan muncul kembali. “Ada 11 mobil damkar yang kami kerahkan.,” kata Yayan.

Keterangan yang diperoleh depokrayanews.com di lokasi kejadian menyebutkan, api pertama terlihat sekitar pukul 13.00 wib. Asap tebal berwarna hitam membumbung dan terlihat jelas dari Jalan Arif Rahman Hakim.

Para penumpang KRL yang melintas tidak jauh dari lokasi kebaran tampak berteriak dan menunjukan ke arah lokasi kebarakan, sehingga semua penumpang KRL memandang kea rah lokasi kebakaran.

‪Pada awalnya, datang dua unit mobil pemadam kebakaran. Tapi karena api makin membesar melalap bangunan terbuat dari kayu itu, maka pihak pemadam kebakaran mendatangkan sejumlah mobil lagi.

‪Azhari, salah seorang warga Kampung Lio mengatakan, api tiba-tiba muncul dari salah satu rumah di kumpulan rumah yang sebagian besar adalah bangunan semi permanen atau rumah bedeng
.
“Tahu-tahu warga pada teriak ada kebakaran dan api sudah besar, ditambah asapnya banyak sekali,” kata Azhari. Warga yang rumahnya dekat dengan titik api tambak berhamburan keluar dan menyelamatkan barang-barang mereka.

Kampung Lio sangat terkenal ke mana-mana. Bahkan Presiden Joko Widodo sudah beberapa kali datang ke kampong itu, terakhir pada Ramadan lalu, Jokowi menyerahkan bantuan sembako. Kehadiran Jokowi di kampong itu sama sekali tidak didampingi Walikota Depok Muhammad Idris dan aparat pemerintah sampai tingkat lurah.

Kampung Lio adalah kawasan penduduk yang berada di pingir Situ Lio Besar. Situ ini oleh Walikota Depok sebelumnya akan dikembangkan menjadi kawasan wisata, dan di sana akan dibangun hotel, restoran dan pusat perbelanjaan. Tapi rencana itu belum terwujud sampai sekarang meskipun DED nya sudah lama dibuat. (ris)


Redaksi Depokrayanews.com menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : evand212@yahoo.com via wa/SMS : 0878-8351-8091.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Satpol PP Dapat Bantuan Masker dan Handsanitizer dari Kemendagri

Depokrayanews.com- Direktorat Polisi Pamong Praja dan Perlindungan Masyarakat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia (RI) ...