Sektor Properti Mulai Menggeliat, Tapi Perlu Stimulus Tambahan

Sebarkan :

 

Salah satu perumahan di Sawangan, Depok, Jawa Barat.

Depokrayanews.com- Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI) Paulus Totok Lusida berharap pemerintah memberikan tambahan stimulus untuk sektor properti, setelah stimulus sebelumnya mulai memperlihatkan hasil.

“Memang dengan adanya relaksasi dan new normal, mulai ada peningkatan pertumbuhan. Jadi kalau sebelumnya yang laku hanya rumah sederhana, sekarang mulai ada peningkatan pada segmen dengan nilai di bawah Rp 1,5 miliar,” kata Paulus Totok Lusida, di Jakarta, Sabtu, 5 September 2020.

Menurut dia, masa PSBB selama 4 bulan kemarin merupakan pukulan yang sangat berat bagi para pelaku industri properti. Performa sektor properti di segmen bisnis mal turun 85 persen, hotel anjlok 95 persen, perkantoran berkurang 74,6 persen, dan perumahan komersil ada penurunan sekitar 50 persen hingga 80 persen.

“Penjualan bisa dikatakan tidak menghasilkan pendapatan, sementara mereka tetap harus menanggung beban dari sisi pengeluaran. Seperti biaya langganan listrik, cicilan bunga dan pokok ke perbankan, termasuk biaya operasional karyawan karena pemerintah melarang pemutusan hubungan kerja (PHK). Tidak ada yang free. Khusus rumah masih tertolong karena masih ada yang subsidi pemerintah,” kata dia.

REI berharap agar pemerintah memberikan tambahan relaksasi untuk sektor properti. Adapun relaksasi berupa penghapusan pajak PPh21, pengurangan PPh Badan, Penurunan PPh final sewa dari 10 persen menjadi 5 persen, sampai penurunan PPh final transaksi dari 2,5 persen menjadi 1 persen berdasarkan nilai actual transaksi dan bukan berdasarkan NJOP (nilai jual Obyek Pajak).

Saat ini, kata dia, mau tidak mau pelaku industri properti harus siap melakukan perubahan sistem, strategi dan konsep hunian untuk menyesuaikan dengan habit konsumen dan kebutuhan baru konsumen di masa new normal.

“Dari sisi pemasaran, mereka harus mampu menyinergikan antara strategi virtual dengan non virtual. REI sendiri sudah berencana membuat sebuah pameran khusus yang melibatkan anggota-anggotanya yang terseleksi Oktober mendatang,” kata Paulus. 9mad/bisnis)


Redaksi Depokrayanews.com menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : evand212@yahoo.com via wa/SMS : 0878-8351-8091.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Kenaikan Tarif Bea Materai Gerek Pendapatan Negara Rp 4,4 Triliun

Depokrayanews.com- Kenaikan tarif bea meterai dari Rp 3 ribu dan Rp 6 ribu menjadi Rp 10 ribu ...