by

Sistem Kapitasi Mendorong KPRJ Ibu Mas Lebih Inovatif dan Efisien

Sugimin, pegawai KPRJ Ibu Mas.
Sugimin, pegawai KPRJ Ibu Mas.

 “Penerapan sistem kapitasi di Era JKN-KIS menjadikan KPRJ Ibu Mas menjadi lebih inovatif dan efisien. Penguatan promotif dan preventif pun menjadi kunci peningkatan derajat kesehatan masyarakat”

DepRayanews.com- Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) merupakan program yang dicanangkan oleh pemerintah dalam rangka pembangunan penduduk Indonesia melalui penyelenggaraan jaminan sosial khususnya di bidang kesehatan.

Program JKN-KIS diselenggarakan dengan tujuan untuk peningkatan kesejahteraan penduduk.

Hadirnya Program JKN-KIS sejak 1 Januari 2014 telah memberikan pengaruh terhadap sistem pembiayaan pelayanan kesehatan di Indonesia.

Program JKN-KIS yang diselenggarakan dengan menggunakan prinsip gotong royong telah memberikan akses yang lebih besar kepada masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih baik.

Dalam penyelenggaraan program JKN-KIS, terdapat beberapa pola pembiayaan yang diterapkan dalam pelayanan kesehatan. Salah satunya yaitu pola pembiayaan berbasis kapitasi yang diterapkan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) seperti puskesmas, klinik pratama, dokter praktik perorangan, dan dokter gigi praktik perorangan.

Sistem pembayaran kapitasi merupakan sistem pembayaran oleh BPJS Kesehatan kepada pemberi pelayanan fasilitas kesehatan tingkat pertama atas pelayanan kesehatan yang diselenggarakannya, dimana besaran biaya tidak dihitung berdasarkan jenis ataupun jumlah pelayanan kesehatan yang diselenggarakan untuk setiap pasien melainkan berdasarkan jumlah pasien yang terdaftar pada fasilitas kesehatan tingkat pertama tersebut.

Sugimin, seorang karyawan di Klinik Pratama Rawat Jalan Ibu Mas mengatakan bahwa penerapan sistem kapitasi dalam pembiayaan pelayanan kesehatan di FKTP sangat bagus dan menjadikan FKTP dapat mengembangkan jasa pelayanan kesehatan yang lebih baik kepada masyarakat.

Pengembangan sarana dan prasarana klinik juga dapat dilakukan dalam rangka memberikan kenyamanan kepada masyarakat dalam berobat.

Sugimin mengungkapkan dengan diterapkannya sistem kapitasi, FKTP juga menjadi lebih inovatif dan efisien dalam pengelolaan anggaran FKTP.

Penguatan promotif dan preventif merupakan prioritas dilakukan dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Oleh karena itu kualitas dan kuantitas sumber daya manusia di KPRJ Ibu Mas ditingkatkan untuk kegiatan promotif dan preventif.

“Saat ini program JKN-KIS telah berjalan dengan sangat baik. Terbukti dari meningkatnya jumlah peserta dan kunjungan di FKTP yang berarti bahwa akses pelayanan kesehatan masyarakat kini menjadi lebih mudah. Oleh karena itu, saya berharap program JKN-KIS terus dikembangkan dan disosiaisasikan kepada masyarakat agar semua masyarakat dapat merasakan manfaatnya”, kata Sugimin. (DT/mr)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *