Sudah 481 Orang Positif Corona di Depok, PDP yang Meninggal 68 Orang

Sebarkan :

 

Walikota Depok Mohammad Iidris didampingi Dadang Wihana.

Depokrayanews.com- Pemerintah Kota Depok mengumumkan perkembangan terbaru jumlah kasus positif Virus Corona.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Mohammad Idris menyampaikan perkembangan kasus virus corona melalui siaran pers yang diterima Jumat 22 Mei 2020 sore.

Menurut Idris ada penambahan jumlah kasus pasien positif Virus Corona. Hingga Jumat 22 Mei 2020, jumlah yang diidentifikasi terjangkit Virus Corona bertambah 38 orang menjadi 481 orang.

Penambahan tersebut berasal dari tindaklanjut program rapid test Kota Depok yang ditindaklanjuti dengan Swab di Labkesda dan PCR di Laboratorium RSUI.

Sementara untuk kasus positif yang sudah dinyatakan sembuh bertambah 4 orang sehingga menjadi 117 orang.

Sementara pasien dalam pengawasan di Depok masih berjumlah 1.375 orang. Namun ada 725 orang yang sudah selesai diawasi sehingga menyisakan 650 orang yang masih diawasi.

Terdapat 3.662 orang dalam pemantauan. Sebanyak 2.122 orang sudah dinyatakan selesai sehingga menyisakan 1.540 orang yang masih dipantau. Untuk kasus orang tanpa gejala di Depok, ada 1.616 orang. Meski demikian, ada 708 orang tanpa gejala yang sudah dinyatakan selesai dipantau sehingga menyisakan 908 orang yang masih dipantau.

Kasus PDP yang meninggal dunia di Depok mencapai 68 orang. Namun, sejumlah PDP yang meninggal tersebut belum bisa dinyatakan positif atau negatif.


Redaksi Depokrayanews.com menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : evand212@yahoo.com via wa/SMS : 0878-8351-8091.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Pratiwi Sudarmono Sebut Virus Corona di Jakarta Bisa Beda Varian dengan di Surabaya

Depokrayanews.com- Penyebaran Virus Corona yang terjadi di Indonesia memungkinkan adanya perbedaan varian atau strain Virus ...