by

Wakil Walikota Depok Ajak Masyarakat Hindari Pinjaman Online, Gunakan Lembaga Resmi seperti Pegadaian

DEPOKRAYANEWS.COM- Wakil Walikota Depok Imam Budi Hartono mengajak masyarakat untuk menghindari rentenir atau pinjaman online karena sangat menjerat kehidupan, kenyamanan dan kententraman rumah tangga.

”Banyak suami istri yang berantam gara-gara terjerat pinjaman online. Ini sangat berbahaya dan merusak rumah tangga. Kalau mau pinjam dana, mau kredit, silakan gunakan lembaga resmi seperti Pegadaian atau perbankan,” kata Imam Budi Hartono dalam sambutannya ketika membuka acara Bazar Emas dan Kuliner Ramadan yang digelar Pegadaian Area Bogor bersama IPEMI PD Kota Depok, Senin 18 April 2022.

Bazar Emas dan Kuliner Ramadan digelar serentak di 61 kota di Indonesia mulai 18 April sampai 22 April 2022 mendatang. Pegadaian Area Bogor yang membawahi Kabupaten Bogor, Kota Bogor dan Kota Depok memilih menggelar Bazar Emas dan Kuliner Ramadan di Kantor Pegadaian di Jalan Siliwangi Kota Depok.

Menurut Imam, di kampung-kampung selalu disosialisasikan agar masyarakat menghindari rentenir, karena bunganya sangat mencekik leher. ”Tapi sekarang rentenir itu masuk langsung ke handphone kita dengan nama pinjaman online,” kata Imam.

Mantan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat itu menmcontohkan ada yang meminjam dana melalui pinjaman online (pinjol) Rp 2 juta. Tetapi, dalam beberapa bulan dan dikalkulasikan dengan bunganya bisa berlipat-lipat sehingga yang tadinya Rp 2 juta, bisa menjadi Rp 20 juta bahkan bisa lebih. ”Ini kan sudah tidak masuk akal, dan sangat merugikan,” kata Imam.

Karena itu, Imam mengajak masyarakat untuk menggunakan lembaga resmi seperti Pegadaian dan perbankan yang sudah jelas dan terukur. Suku bunga pinjamannya dari awal sudah jelas dan tidak mencekik seperti rentenir atau pinjol.
”Ayo, mulai hari ini hindari rentenir dan hindari pinjaman online, beralihlah ke lembaga resmi perpankan atau Pegadaian,” kata Imam.

Wakil Walikota Depok Imam Budi Hartono sempat berbelanja emas di Bazar Emas dan Kuliner Ramadan.

Pernyataan yang sama disampaikan Pimpinan Wilayah Kanwil VIII Jakarta PT Pegadaian, Alim Utomo. Menurut dia, Pegadaian hanya memberikan bunga 1 persen per bulan. Sementara pinjol sampai 5 persen per bulan. ”Kalau ada yang lebih murah, kenapa harus mengambil yang mahal,” kata Alim Utomo.

Menurut dia, Pegadaian sejak awal berkomitmen penuh membantu masyarakat, termasuk usaha mikro. Alim kemudian mencontohkan keberhasilan para nasabahnya yang sudah menggunakan Pegadaian. ”Banyak yang meminjam modal usaha dari Pegadaian. Kemudian keuntungan dari usaha ditabung dalam bentuk emas. Dalam jangka waktu tertentu tabungan emasnya untung, usahanya juga untung. Jadi untungnya dua kali,” kata Alim.

Alim mengatakan menjadi nasabah Pegadaian bisa sejahtera. Dia kemudian menyebut emas yang dijual atau yang ditabung di Pegadaian adalah produksi PT Antam. Pegadaian hanya memasarkan. ”Dua per tiga emas produksi Antam dipasarkan oleh Pegadaian,” kata Alim.

”Silakan datang ke Pegadaian. Kami bisa membantu masyarakat jauh lebih baik dari pada harus berurusan dengan rentenir atau pinjol,” kata dia.

Bazar Emas dan Kuliner Ramadan, kata Alim, salah satu upaya yang dilakukan Pegadaian untuk mengangkat usaha mikro sekaligus memperkenalkan Pegadaian. Sebab, banyak sekali pelayanan yang bisa diberikan Pegadaian, tapi belum semua mengetahuinya.

”Bazar seperti ini kalau memang dibutuhkan, tidak tertutup kemungkinan untuk kita gelar sebulan sekali,” kata Alim. Dia menyebut di Kota Depok, Pegadaian bekerjasama dengan IPEMI PD Depok.

Ketua IPEMI PD Depok, Rosmawary Ismail dalam sambutannya menceritakan awal mula IPEMI PD Depok bisa bekerjasama dengan Pegadaian mengadakan acara Bazar Emas dan Kuliner Ramadan. ”Kalau bicara emas, kan tidak lepas dari emak-emak,” kata Ocha, sapaan Rosmawary. Menurut dia, Emas sangat bangus untuk investasi dan mudah dijual kalau memang diperlukan.

Ocha menyebut dalam berbinis, pengusaha tidak bisa sendirian. Harus melakukan kolaborasi dan sinergi. ”Kami di IPEMI PD Depok siap menjalin sinergi termasuk dengan dunia dan pemerintah,” kata dia.

Usai acara pembukaan, Wakil Walikota Depok Imam Budi Hartono diampingi Alim Sutiono, Deputy Bisnis Pegadaian Area Bogor Arief Rinardy dan Ketua IPEMI PD Depok Rosmawary Ismail berkeliling melihat stand-stand peserta bazar dan kuliner. Hampir di semua stand, Imam Budi Hartono berbelanja, termasuk di stand Pegadaian. (red)

1

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed