by

Dinilai Gagal Urus Partai, Hardiono Ketua DPD NasDem Kota Depok Dicopot

DEPOKRAYANEWS.COM- Kabar bahwa Hardiono bakal dicopot sebagai Ketua DPD Partai NasDem Kota Depok, ternyata menjadi kenyataan. Isu itu sebenarnya sudah berhembus sejak pendaftaran partai politik ke KPU dua bulan lalu. Ketika itu NasDem Kota Depok sempat masuk jajaran partai yang belum memenuhi syarat administrasi.

Wakil Ketua DPW Partai Nasdem Provinsi Jawa Barat Bidang Hubungan Legislatif dan Koordinator Dapil Jabar 6 (Depok-Bekasi) Achmad Chaerudin membenarkan kalau mantan Sekda Kota Depok itu sudah dicopot sebagai Ketua DPC NasDem Kota Depok.

“Kami telah melakukan delapan penilaian terukur terkait delapan program aksi yang dilaksanakan oleh seluruh DPD di Jawa Barat. Dari 27 kota/kabupaten ternyata ada sekitar tujuh yang tidak memenuhi harapan sesuai parameter yang telah digariskan, termasuk Kota Depok,” kata Achmad Chaerudin seperti dilansir JurnalDepok, Jumat 13 Januari 2023.

Tahap pertama, DPW NasDem Jabar mengeksekusi Kota Depok, Kota Tasik dan Ciamis. “Untuk Kota Depok, apa yang diharapkan dan diperintahkan oleh DPW tidak bisa direalisasikan oleh Pak Hardiono,” kata dia.

Menurut Achmad Chaerudin, Hardiono tidak mampu menjalankan struktur DPD. Hal itu dibuktikan dengan hasil observasi yang dilakukan oleh DPW pada Senin lalu. DPD NasDem Kota Depok memiliki 36 pengurus, namun yang hadir dalam pertemuan itu hanya tiga orang.

Di Depok ada 11 DPC, tapi yang hadir hanya 3 DPC. Belum lagi struktur di tingkat kelurahan. Ini salah satu penilaian terhadap Hardiono.

Hal lain yang membuat Hardiono dicopot adalah soal program konsolidasi di internal DPD, mulai dari rapat, hasil rapat dan sebagainya. Datanya tidak lebih dari lima orang yang hadir setiap kali rapat.

“Ini artinya ada kegagalan kepemimpinan dari Pak Hardiono, tidak bisa menggerakan potensi yang ada. Selain itu terkait dengan branding partai, harusnya tahun 2023 ini mesin politik harus panas. Namun kami melihat tidak ada identitas partai baik bendera, spanduk, baliho dan lainnya,” katanya.

Untuk sementara Ketua Nasdem Kota Depok akan diambil alih oleh pengurus DPW Jawa Barat karena secara de facto Hardiono sudah tidak lagi menjadi ketua, namun secara de jure SK nya masih atas namanya.

“Nanti secara resmi dan formal akan diterbitkan SK Plt dari Jawa Barat. Saat ini sedang proses, karena SK yang keluar kan dari DPP, ketua umum. Kami sudah menerima surat dari ketua umum agar secepatnya menerbitkan SK pemberhentian Hardiono dan mengangkat Plt ketua untuk Depok, kami harapkan selesai di bulan ini,” kata dia. (ril)

1

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *