by

Inilah 10 Orang Terkaya Indonesia 2017, Bos Rokok Djarum Tidak Terkalahkan

Keluarga Djarum tetap tidak terkalahkan di papan atas orang terkaya di Indonesia yakni Budi dan Michael Hartono.
Keluarga Djarum tetap tidak terkalahkan di papan atas orang terkaya di Indonesia yakni Budi dan Michael Hartono.

Depokrayanews.com- Hartono Bersaudara, yakni Robert Budi dan Michael Hartono, ternyata tetap bertahan puncak daftar orang paling kaya di Indonesia 2017 versi Forbes.

Keduanya mencatatkan nilai kekayaan 32,3 miliar dolar AS atau sebesar Rp 437,26 triliun,  yang didapat dari kenaikan harga saham PT Bank Central Asia Tbk sebesar hampir 50 persen.

“Selama berpuluh-puluh tahun, pabrik rokok kretek Djarum merupakan sumber kekayaan keluarga Hartono, namun mereka dengan cerdas melebarkan sayap ke berbagai bidang lain, termasuk bidang perbankan dengan membeli saham BCA pada saat krisis keuangan Asia 1997-1998,” tulis Forbes dalam keterangan resminya, yang diterima Jumat (1/12/2017).

Pada posisi kedua, orang kaya di Indonesia ditempati oleh Eka Tjipta Widjaja, dengan total kekayaan 9,1 miliar dolar AS atau sekitar Rp123,19 triliun. Sedangkan posisi ketiga ditempati oleh pengusaha Susilo Wonowidjojo, seorang pengusaha di industri tembakau yang mencatatkan kekayaan 8,8 juta dolar AS (Rp119,11 triliun).

Dilansir Forbes, satu dari 10 orang terkaya di Indonesia mencatatkan peningkatan kekayaan 10 persen dalam satu tahun terakhir. Kenaikan tersebut karena harga saham lebih tinggi. Pasar saham Indoensia sendiri naik 17 persen dibandingkan periode yang sama.

Forbes mencatatkan total kekayaan 50 orang kaya di Indonesia senilai 126 miliar dolar AS, meningkat dari periode tahun lalu 99 miliar dolar AS. Dua wajah baru yang masuk dalam daftar ini yaitu Arini Subianto dan Hartono Kweefanus. (embun)

Berikut ini adalah 10 orang terkaya di Indonesia tahun ini versi Forbes.

1. Robert Budi dan Michael Hartono (Djarum, Rp437,26 triliun )

2. Eka Tjipta Widjaja (Sinarmas Group, Rp123,19 triliun)

3. Susilo Wonowidjojo (Gudang Garam, Rp119,11 triliun)

4. Tanthoni Salim (Indofood, Rp93,39 triliun)

5. Sri Prakash Lohia (Indorama, Rp86,62 triliun)

6. Boenjamin Setiawan (Kalbe Farma, Rp49,4 triliun)

7. Chairul Tanjung (CT Corp, Rp48,7 triliun).

8.Tahir (Mayapada Group, Rp47,3 triliun)

9. Mochtar Riady (Lippo Group, Rp40,6 triliun)

10, Jogi Hendra Atmadja (Mayora Group, Rp36,5 triliun) (ant)

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *