by

Siti: Saya Bersyukur Segala Biaya Pengobatan Saya Gratis

DEPOKRAYANEWS.COM- Kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sudah dirasakan manfaatnya oleh banyak masyarakat Indonesia. Sampai dengan saat ini, program ini terus memberikan manfaat bagi banyak orang.

Pelayanan kesehatan yang diberikan fasilitas kesehatan (faskes) baik Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) atau Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL), semuanya terus berupaya memberikan pelayanan terbaik untuk seluruh peserta JKN. Hal itu juga dirasakan oleh Siti Aisah (27) yang ditemui di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Depok saat sedang membantu keperluan kepesertaan sang adik.

“Bisa dibilang saya merupakan salah satu peserta JKN yang rutin memanfaatkan Program JKN. Hal itu karena saat ini saya sedang secara rutin melakukan pengobatan untuk penyakit syaraf kejepit pada pinggang saya. Tentu awalnya berat sekali rasanya harus menerima bahwa saya memiliki penyakit ini. Sebagai manusia awam, saya pikir yang mengidap syaraf kejepit hanyalah orang-orang lanjut usia (lansia). Ternyata anggapan saya salah, nyatanya siapa saja dapat terkena penyakit apapun, inilah yang semakin membuat saya yakin untuk memproteksi diri dengan asuransi khususnya asuransi kesehatan,” kata Siti.

Mengingat terdaftar di BPJS Kesehatan merupakan kewajiban bagi seluruh warga Indonesia, Siti mengaku semakin sadar akan kewajiban menjadi bagian kepesertaan BPJS Kesehatan. Nasib baik untuk Siti dan keluarga, ketika dirinya merasa menjadi bagian dari peserta JKN adalah sebuah keharusan ternyata tidak disangka justru dirinya dan keluarga sudah terdaftar di Program JKN di segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI). Sehingga Siti dan keluarga tidak membayar iuran dan mendapatkan pelayanan secara gratis dibayarkan oleh pemerintah.

“Saya sudah melakukan terapi sejak tahun 2022, selama ini tidak ada kendala berarti, semua lancar dan tentunya gratis. Saya lakukan fisioterapi biasanya satu kali dalam satu minggu, dengan kemudahan akses seperti ini membuat siapapun peserta JKN yang sedang sakit semakin semangat untuk tetep sehat dan sembuh dari penyakitnya masing-masing. Karena menurut saya apabila setiap masyarakat merasakan kemudahan akses dalam pengobatan atau perawatan untuk kesembuhan penyakit masing-masing, tentunya akan membuat pasien semakin semangat dan tidak gelisah atau khawatir akan biaya yang harus dikeluarkan,” jelas Siti.

Siti mengungkapkan bahwa ia tidak ragu untuk memastikan keluarga dan rekan atau sahabatnya untuk aktif terdaftar di Program JKN. Menurutnya akan merugi jika masih ada masyarakat Indonesia yang belum terdaftar di program ini. Berbagai kemudahan dan manfaat yang dirasakan oleh Siti membuat ia merasa program ini harus tetap ada dan harus tetap berjalan. Perubahan pelayanan kesehatan saat ini juga diakui sudah sangat baik dan semakin baik.

“Rasa syukur saya itu rasanya berlipat, tentunya dengan keberadaan Program JKN ini saya merasa sangat terbantu, ditambah kami sekeluarga terdaftar pada segmen kepesertaan yang ditanggung oleh pemerintah alias gratis. Dengan kondisi ekonomi kami, terdaftar di segmen PBI benar-benar bermanfaat dan hadir sesuai kebutuhan kami. Jadi kami tidak mau menyia-nyiakan kesempatan ini, walau tetep yang diharapkan adalah kami selalu sehat dan tidak sakit. Tapi setidaknya ketika musibah sakit datang kami sudah terproteksi oleh asuransi kesehatan yaitu Program JKN,” ujar Siti.

Siti menyadari bahwa penyakit syaraf kejepit yang ia alami harus dituntaskan segala macam terapi dan pengobatannya, agar ia dapat segera sembuh dan kembali sehat seperti sebelumnya. Ia juga menyampaikan harapannya untuk BPJS Kesehatan khususnya Program JKN, ia berharap program ini bisa terus ada dan Faskes yang bermitra bisa terus meningkatkan pelayanan kesehatan dengan baik secara merata dan menyeluruh sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya dengan optimal. (BS/se)

1

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *