by

Cerita Ibu-ibu Setelah Menjajal BisKita Trans Depok

Depokrayanews.com- Pancaran senang terlihat di wajah komunitas ibu-ibu olga pagi, anak sekolah dan beberapa kelompok ibu saat menikmati perjalanan dengan Biskita Trans Depok menuju Halte LRT Harjamukti,Kota Depok.

Duo ibu Rumah Tangga, Etty (40) dan Iis (49) yg baru pertama kali naik Biskita Trans Depok dari halte Sukmajaya II ini mau menjajal rute perjalanan menuju halte pemberhentian terakhir, halte LRT Harjamukti, untuk selanjutnya melanjutkan perjalanan menaiki LRT.

Kedua ibu ini merasa nyaman dan sangat menikmati perjalanan bis dengan penyejuk udara dan bersih ini.

“Butuh waktu sekitar 50-60 menit untuk satu kali perjalanan dari Terminal Depok Baru sampai di halte terakhir,” kata Etty.

Percobaan pengoperasian perdana Biskita dengan rute, Terminal Depok Baru sampai ke LRT Harjamukti, menurut kedua ibu ini sangat membantu bagi khalayak umum yang tidak mengunakan kendaraaan pribadi.

Bagi Etty dan Iis yang sehari hari sering menggunakan kendaraan umum, keberadaan Biskita ini sangat membantu. “Yang pasti nyaman, cepat, dan tidak perlu berganti ganti kendaraan,” tambah Iis.

“Kami berharap saat normal beroperasi tarifnya terjangkau oleh masyarakat umum,” kata Nia, yang bekerja sebagai tenaga penyapu jalan umum.

Transportasi publik ini masih dalam masa gratis selama enam bulan, sejak peresmian tanggal 15 Juli 2024. Keberadaan Biskita ini cukup menyedot perhatian, khususnya masyarakat Depok.

“Cukup tapping pada mesin saat keberangkatan dan turun, penumpang sudah bisa menikmati fasilitas baru di Depok, sama halnya dengan Transjakarta,” jelas Kiswanto (59 ) pensiunan, yang saat itu juga sedang menjajal kenyaman Biskita.

Biskita mempunyai 24 halte pemberhentian, dengan rute pemberangkatan dari Terminal Terpadu Depok, Baru sampai stasiun LRT Harjamukti, dan juga sebaliknya. “Beroperasi setiap hari dari pukul 05.00 pagi sampai pukul 21.00 malam,” kata Yayan, driver Biskita.

Saat ini, informasinya ada sekitar 15 unit Biskita. Empat belas unit yang beroperasi aktif dan 1 unit sebagai cadangan.

“Jeda waktu keberangkatan 10 sampai 15 menit,” kata Edi, sopir Biskita, yang sebelumnya berprofesi sebagai sopir Antar Kota Antar Provinsi.

Di dalam Biskita terdapat 19 kursi penumpang dan 2 kursi penumpang prioritas lansia, disabjlitas, penumpang dengan anak dan ibu hamil, yang juga lengkap dengan sabuk pengaman.

Untuk mengetahui tempat pemberhentian berikutnya di posisi depan terdapat running text berwarna merah yang terlihat jelas.
Disamping itu terpasang juga layanan pengeras suara untuk info pemberhentian berikutnya.

Kedepannya, bagi masyarakat yang ingin naik Biskita Trans Depok harus menyiapkan kartu elektronik. Satu kartu elektronik berlaku untuk satu orang pengguna. Jenis kartu yg bisa digunakan seperti e-money, Tapcash, Brizzi dan Flazz.

“Kami berharap fasilitas layanan baru ini bisa membantu mengurai kemacetan, bukan menjadi sumber kemacetan baru dan juga mengurangi polusi udara,” tambah Indah (35) karyawan swasta, yang mengaku akan menjadi calon pengguna rutin Trans Depok nantinya. (nes)

1

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *