by

Dapat Restu dari PKS, Anies: Ini Amanat Besar, Tapi Insya Allah Tidak Berat

.
DEPOKRAYANEWSCOM-Bakal calon presiden (capres) Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan mengaku mendapat amanat yang besar setelah direstui oleh PKS berpasangan dengan Muhaimin Iskandar Tapi Anies menilai amanat itu tidak berat.

”Kami, Anies Baswedan dan Gus Muhaimin, mendapatkan amanat. Amanat yang besar, tapi insya Allah bukan amanat yang berat. Amanat ini besar karena punya konsekuensi pada perjalanan bangsa,” kata Anies kepada wartawan di DPP PKS, Jakarta Selatan, Jumat 15 September 2023.

Anies mengatakan amanat besar yang diberikan ini dapat ditunaikan dengan ridha Allah SWT. Lalu, dijalankan dengan orang-orang baik, cara yang baik, serta tujuan yang baik pula.

”Malam ini, KPP memasuki babak baru. Proses yang selama ini dijalani bukanlah proses politik tanpa tujuan.” kata dia.

Menurut mantan Gubernur DKI itu, misi yang dibawa, yakni membuat Indonesia menjadi sebuah negeri yang menghasilkan keadilan, kesetaraan, dan pemerintahan yang melindungi setiap tumpah darah Indonesia.

Anies mengatakan KPP bukan hanya menargetkan menang karena kemenangan adalah babak awal dalam mengemban misi bersama.

“Kita bersyukur bahwa koalisi perubahan ini makin solid, insya Allah makin kuat, dan kita sampaikan kepada seluruh rakyat bahwa koalisi ini mengusung misi yang insya Allah akan membawa perubahan, kesejahteraan bagi rakyat Indonesia,” kata Anies.

Pada kesempatan yang sama, Muhaimin Iskandar sempat menyinggung kebersamaan PKB dengan PKS. Menurut Cak Imin, amanah yang diberikan PKS kepada dirinya dan Anies merupakan kepercayaan yang luar biasa. Kepercayaan itu juga disebut akan menjadi bagian dari semangat bersama-sama mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera.

“Kebersamaan mas Anies, saya, dan PKS sebenarnya telah terjalin lama baik di legislatif, eksekutif, maupun di pemerintahan daerah khusus ibukota,” kata Cak Imin.

“Kerja sama PKB-PKS, tercermin kita bersama-sama dalam koalisi tahun 2014, kebersamaan saya dengan almukarom Habib Salim bersama-sama menjadi bagian dari Kabinet pimpinan pak Presiden SBY,” kata dia.

Menurut Cak Imin, kebersamaan hari ini merupakan kebersamaan yang terus menguatkan persaudaraan keislaman (ukhuwah Islamiyah), persaudaraan kebangsaan (ukhuwah wathaniyah), dan persaudaraan kemanusiaan (ukhuwah basyariah). (mad)

1

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *