Disebut Calon Kuat Walikota Depok, Hafid Nasir Siapkan Visi Besar

Sebarkan :

 

Hafid Nasir disebut-sebut jadi calon kuat Walikota Depok.

DepokRayanews.com- Ketua DPD PKS Kota Depok, Hafid Nasir yang disebut-sebut menjadi calon kuat Walikota Depok sudah menyiapkan visi untuk mensejahterakan masyarakat Kota Depok.

”Saya sudah menyiapkan visi menjadikan Kota Depok sebagai kota niaga dan jasa yang religius dan berwawasan lingkungan. Ini visi besar saya yang harus terwujud di akhir Tahun 2025,” kata Hafid kepada wartawan, Minggu 16 Februari 2020.

Menurut Hafid, visi itu dibuat untuk menjawab persoalan di tengah masyarkat, terutama di bidang kesejahteraan masyarakat. “Bicara kesejahteraan, sektor ekonomi menjadi faktor utama untuk menyejahterakan masyarakat,” kata dia.

Untuk meningkatkan perekonomian warga, Hafid mengatakan akan menciptakan lagi Margonda kedua sebagai pusat perkonomian. “Menurut saya Jalan Raya Bojongsari sudah saatnya dikembangkan sebagaimana Margonda kedua,” ujarnya.

Sebagai langkah mewujudkan perekonomian, Hafid akan mendorong pembangunan tol Kukusan-Cinere dan Cinere-Bojongsari sampai ke jalan perbatasan Tangsel.

“Kalau memang ini terwujud, kan orang dari Jalan Raya Bogor tidak harus keluar ke Margonda, itu bisa terus ke Kukusan masuk tol lagi ke Cinere sampai ke Jalan Raya Bojongsari,” kata Hafid.

Hafid akan terus mengomunikasikan pembangunan infrastruktur Kota Depok dengan pemerintah Pusat, DKI dan Pemprov Jawa Barat. “Disamping itu, kita juga harus mendorong komisi V (DPRD Jawa Barat) yang berkaitan dengan infrastruktur agar melakukan percepatan pembangunan,” kata dia. (ril)


Redaksi Depokrayanews.com menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : evand212@yahoo.com via wa/SMS : 0878-8351-8091.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Rumah Makan dan Restoran Dilarang Berikan Layanan Makan di Tempat

Depokrayanews.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melarang pengelola rumah makan dan restauran untuk sementara waktu tidak ...